Waketum FPI sebut umat Islam Indonesia siap bertaruh nyawa bela Palestina

Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ja'far Shodiq berorasi di aksi bela Palestina 115 bertajuk Bela Baitul Maqdis di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/5). Kehadiran Shodiq bersama FPI untuk menentang keras sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas Yerusalem.

Muhammad Genantan Saputra
Waketum FPI sebut umat Islam Indonesia siap bertaruh nyawa bela Palestina
Demo bela Palestina. ©2018 Merdeka.com

Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ja'far Shodiq berorasi di aksi bela Palestina 115 bertajuk Bela Baitul Maqdis di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/5). Kehadiran Shodiq bersama FPI untuk menentang keras sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas Yerusalem.

"Kehadiran kita di tempat ini cuma satu, kita ingin tunjukkan pada Donald Trump kepada kawan-kawannya bahwa umat Islam di Indonesia masih siap dan siap untuk bertempur bertaruh nyawa dengan dia," tegasnya saat orasi di lokasi.

Shodiq menambahkan jika pemerintah Indonesia tak mau turun tangan, umat Islam di tanah air siap berperang membela Palestina. Sebab, perlakuan Amerika Serikat merupakan penjajahan terhadap Palestina.

"Kita buktikan sekarang, karena konstitusi negara setiap penjajahan harus dihapuskan. Kalau pemerintah kita tak mau ikut serta kepada kita serahkan senjata kepada kita, serahkan senjata ke umat Islam," tuturnya.

Dia juga menyebut soal hastag 2019 Ganti Presiden. FPI juga masih menunggu kepulangan pimpinannya Habieb Rizieq Syihab untuk menunggu arahan selanjutnya.

"Jangan ngomong dua periode, 2019 ganti presiden betul? Takbir. Sudah cukup, FPI tinggal tunggu komando guru kita di Mekkah kapan pulang," tandas Shodiq.

Rekomendasi