Ini kandungan miras oplosan di Jakarta yang dikonsumsi korban

Kandungan metanol yang dihasilkan dapat mengganggu saluran pernapasan hingga menyebabkan kematian.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Ini kandungan miras oplosan di Jakarta yang dikonsumsi korban
Mapolres Jakarta Selatan rilis miras oplosan. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Korban minuman keras oplosan di Jakarta terus bertambah. Sejumlah orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar, membeberkan pihak sudah melakukan pemeriksaan awal soal kandungan miras oplosan. Berdasarkan laboratorium forensik dan ahli toksikologi, miras oplosan itu dicampur minuman berenergi, soda, jamu atau anggur tertentu akan menghasilkan metanol, etanol, dan kafein.

"Hasil autopsi dan para ahli, ada senyawa yang dihasilkan dari miras oplosan, yaitu metanol, etanol, dan kafein," kata Indra di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (11/4).

Kandungan metanol yang dihasilkan dapat mengganggu saluran pernapasan hingga menyebabkan kematian.

"Metanol itu yang mematikan. Jadi itu menyebabkan organ tubuh, paru-paru ya gagal bernapas dan menyebabkan mati lemas," ujarnya.

Dia menambahkan, berdasarkan pengakuan tersangka RS awalnya hanya coba-coba. Sehingga, dirinya tak mengetahui beberapa persen atau isi dari kandungan miras itu.

"Ini kan ada pelaku yang menjual miras oplosan dan ada yang meraciknya sendiri. Kalau yang menjual itu dia dapat dari bos-bosnya yang dulu ya. Jadi dia pernah dikasih tahu racikannya gitu. Nah kalau yang sendiri itu mereka coba-coba aja," kata Indra.

Rekomendasi