Fadli Zon dinilai layak dikritisi soal tweet putin & pemimpin planga plango

"Sebaiknya begitu. Sebab, terlalu banyak istilah serampangan yang dikeluarkan oleh FZ (Fadli Zon)," kata Ray.

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
Fadli Zon dinilai layak dikritisi soal tweet putin & pemimpin planga plango
Fadli Zon. ©dpr.go.id

Pendiri Lingkar Mardani (Lima) Ray Rangkuti mendukung langkah sejumlah pihak yang mengkritisi cuitan Wakil Ketua DPR Fadli Zon terkait pemimpin planga plongo. Salah satu yang 'keras' mengkritik Fadli Zon merupakan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PS ) Tsamara Amany.

Menurut Ray, Fadli memang harus mempertanggungjawabkan pernyataannya itu secara terbuka. Dia juga mendukung agar Fadli Zon melakukan debat terbuka ke pihak yang mengkritiknya terkait pemimpin planga plongo, salah satunya debat dengan PSI.

"Sebaiknya begitu. Sebab, terlalu banyak istilah serampangan yang dikeluarkan oleh FZ (Fadli Zon)," kata Ray saat dikonfirmasi, Senin (2/4).

Ray mengkritisi pula pernyataan Fadli yang mengagungkan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai contoh pemimpin ideal. Menurut Ray, pernyataan Wakil Ketua Umum Gerindra itu bisa membuat sebagian masyarakat bingung, mengingat citra Rusia masih lekat dengan komunisme.

"Saat di mana kita merasakan adanya sebagian warga kita yang sedang gencar-gencarnya meneriakan bangkitnya PKI, Fadli Zon malah sebut Putin bagus jadi pemimpin Indonesia," terang dia.

"Sekaligus hal ini untuk memberi pelajaran kepada yang senang berteriak tentang bangkitnya PKI, ternyata ada pemimpin lembaga negara yang justru mengidolakan pemimpin Rusia," sambungnya.

Lantas, dia mengaku penasaran dengan reaksi masyarakat atas pernyataan Fadli tersebut. "Jadi kita tunggu saja. Karena efeknya bukan saja pada soal pemimpin ideal, tapi juga pada soal siapa sebenarnya peminat sistem dan pemimpin negara dengan haluan ideologi komunis," katanya.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon yang menyebut Indonesia membutuhkan pemimpin seperti Vladimir Putin dan bukan pemimpin yang banyak ngutang dan planga plongo. Pernyataan itu diungkapkan Wakil Ketua DPR itu melalui akun Twitternya, @fadlizon, Jumat (30/3).

Meski tidak secara jelas menyebut nama, kicauan Fadli Zon tersebut dinilai Ketua DPP PSI Tsamara Amany secara jelas diarahkan untuk melecehkan Presiden Jokowi.

"PSI menganggap tweet tersebut melukai hati rakyat Indonesia yang mendukung Presiden Jokowi. Sebagai catatan, survei sejumlah lembaga penelitian terpercaya menunjukkan mayoritas rakyat Indonesia saat ini menyatakan puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Menggambarkan Presiden yang didukung mayoritas rakyat sebagai 'planga plongo' pada dasarnya adalah penghinaan yang sama sekali tidak pantas," tegasnya.

Menurutnya, Fadli Zon harusnya menyadari Vladimir Putin bukanlah tipe pemimpin yang popular di negara-negara demokrasi. Menurut penelitian Gallup International 2017, popularitas Putin terutama hanya tinggi di negara Rusia dan negara-negara eks-komunis, seperti Vietnam, serta negara-negara yang masih belajar berdemokrasi.

Rekomendasi