Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mewacanakan akan menerapkan kebijakan yang sejenis dengan ganjil-genap di Tol Jakarta-Cikampek di tempat lain. Beberapa jalur yang mereka amati adalah Jakarta-Bogor, Jakarta-Depok, dan Jakarta-Tangerang. Dari tiga jalur tersebut, Tol Jakarta-Tangerang adalah yang paling mungkin diterapkan ganjil-genap.
"Dari yang kita lakukan di Bekasi ini kita akan evaluasi apa yang lebih dan kurang, bersamaan kita melakukan pengamatan dengan pola lalu lintas yang terjadi dari Jakarta-Bogor, Jakarta-Depok dan Jakarta-Tangerang, dan kita akan melakukan suatu treatment atau pun suatu bentuk policy tertentu sesuai dengan masalah-masalah di tempat itu," ujar Budi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (13/3).
Budi menjelaskan Tol Jakarta-Tangerang paling mungkin diterapkan ganjil-genap. Sebab dari alur dan jalan kota Tangerang paling bisa memungkinkan.
"Itu mungkin paling bisa diterapkan di Tangerang. Kalau melihat shift-nya ya, di mana ada kota Tangerang itu menginterupsi lalu lintas dari arah Barat. Kemungkinan Tangerang yang bisa dilakukan," jelasnya.
Sementara itu, untuk dua jalur lainnya tidak mungkin diberlakukan untuk sistem ganjil genap. Melihat bentuk dan alur jalannya beda dengan Tangerang atau Bekasi
"Kalau lihat shift dari bentuk jalan dan kota, Tangerang yang paling mungkin diberlakukan seperti apa yang dilakukan di Bekasi. Kalau Depok dan Bogor tidak mungkin," tuturnya.