Hujan lebat, jembatan di OKU putus & sejumlah kecamatan terendam banjir

Informasi dihimpun, banjir terjadi Kecamatan Baturaja Timur, seperti di Desa Bakung dan Desa Kapayang. Lalu di Kecamatan Lubuk Batang meliputi Desa Lubuk Batang Lama, Desa Banyu Ayu, dan Desa Tanjung Dalam.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Hujan lebat, jembatan di OKU putus & sejumlah kecamatan terendam banjir
Hujan deras di OKU. ©2018 Merdeka.com/Irwanto

Akibat hujan lebat sejak tadi malam, beberapa desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, terendam banjir. Musibah itu juga menyebabkan jembatan di atas Sungai Ogan putus.

Informasi dihimpun, banjir terjadi Kecamatan Baturaja Timur, seperti di Desa Bakung dan Desa Kapayang. Lalu di Kecamatan Lubuk Batang meliputi Desa Lubuk Batang Lama, Desa Banyu Ayu, dan Desa Tanjung Dalam.

Banjir juga melanda Kecamatan Sinar Peninjauan yang berada di Desa Kepayang dan Desa Durian. Sementara Jembatan putus berada di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Lubuk Batang.

Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengungkapkan, banjir mulai menggenangi pemukiman warga sejak hujan deras, Selasa (6/3) pukul 02.30 WIB. Ketinggian air beragam, mulai setinggi lutut orang dewasa hingga berkisar satu meter.

"Sekarang belum surut. Banjir ini akibat hujan lebat sejak semalam," ungkap Ansori, Selasa (6/3).

Meski air cukup dalam, kata dia, warga belum bersedia dievakuasi. Mereka memilih masih berada di rumah masing-masing sambil menunggu air surut.

"Sejauh ini kami evakuasi anak-anak sekolah, kita minta diliburkan dulu sampai situasi stabil," ujarnya.

Menurut dia, warga tak bisa beraktivitas dan menyulitkan evakuasi karena jembatan di Desa Tanjung Dalam putus akibat dihantam kayu besar. Meski demikian, petugas berupaya menyelamatkan korban terjebak banjir.

"Jembatan itu putus pagi tadi, sekitar pukul delapan. Kondisi sekarang air masih tinggi dan membahayakan warga," ujarnya.

Rekomendasi