Tertib lalu lintas masih rendah, sepeda motor paling banyak alami kecelakaan

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengungkapkan, tingkat kesadaran pengendara di jalan masih cukup rendah. Hal itu dapat dilihat dari jumlah kecelakaan dan pelanggaran yang masih tinggi, terutama yang melibatkan pelajar.

Radeva Pragia Bempah.
Oleh Radeva Pragia Bempah. - Reporter
Tertib lalu lintas masih rendah, sepeda motor paling banyak alami kecelakaan
Pengendara motor di jalan sudirman. ©2017 Merdeka.com/imam buhori

Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelajar Peduli Keselamatan 2018. Kegiatan itu diikuti puluhan pelajar se-Indonesia yang bertempat di Pajajaran Suite Hotel BNR, Bogor, Jawa Barat.

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengungkapkan, tingkat kesadaran pengendara di jalan masih cukup rendah. Hal itu dapat dilihat dari jumlah kecelakaan dan pelanggaran yang masih tinggi, terutama yang melibatkan pelajar.

"Kita ini agak kurang ya, untuk membangun budaya tertib lalu lintas di kalangan masyarakat. Kita harapkan dari kalangan pelajar ini menjadi lebih besar lagi membangun budaya selamat kepada semua masyarakat Indonesia," ucap Budi, Selasa (27/2).

Budi mengatakan, moda transportasi sepeda motor merupakan kendaraan yang paling sering terlibat kecelakaan. Menurutnya, sepeda motor paling sering dipakai oleh para pelajar.

"Kenapa pelajar? Karena mereka ini kan punya waktu yang cukup panjang dan akan mengisi pemerintahan ke depan. Jadi, kalau pelajar ini sudah tertib berlalu lintas, kita harapkan secara bersamaan akan disuarakan ke yang lain," jelasnya.

Dia mengatakan, para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut akan dilibatkan khusus menjadi agen atau duta perubahan pelopor keselamatan lalu lintas.

Sebab, kata Budi, untuk membangun keselamatan berlalu lintas, diperlukan kerjasama dari semua lapisan masyarakat.

"Ke depan, saya akan lebih banyak subsidi beli jasa angkutan kendaraan di daerah, supaya bisa digunakan untuk mengangkut khusus para pelajar," katanya.

Rekomendasi