Rektor se-Jatim minta jaga kedamaian Pilgub Jatim

Nuh yang juga Ketua Yayasan Universitas Nahdhatul Ulama Surabaya (Unusa) menegaskan, dengan melihat kondisi politik saat ini, Perguruan Tinggi (PT) menyadari pilgub sebagai ajang demokrasi yang harus dilewati. Untuk itu, sebaiknya semua masyarakat berangkulan untuk menjaga kedamaian.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Rektor se-Jatim minta jaga kedamaian Pilgub Jatim
Rektor se-Jatim minta jaga kedamaian Pilgub Jatim. ©2018 Merdeka.com

Tensi politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur mulai memanas. Untuk itu, rektor-rektor se- Jawa Timur berkomitmen untuk menjaga kedamaian proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Koordinator Paguyuban Rektor Jawa Timur, M. Nuh menilai ada kemungkinan terjadi gesekan-gesekan dalam proses pilgub mendatang. Masing-masing akan mempertahankan jagonya sendiri-sendiri. "Perbedaan selama dalam pemilihan gubernur Jawa Timur jangan sampai menimbulkan esensi konflik," katanya.

Rektor se-Jatim minta jaga kedamaian Pilgub Jatim ©2018 Merdeka.com

Nuh yang juga Ketua Yayasan Universitas Nahdhatul Ulama Surabaya (Unusa) menegaskan, dengan melihat kondisi politik saat ini, Perguruan Tinggi (PT) menyadari pilgub sebagai ajang demokrasi yang harus dilewati. Untuk itu, sebaiknya semua masyarakat berangkulan untuk menjaga kedamaian. Dalam pilgub, lanjut dia, selalu ada potensi untuk membenturkan antar kelompok masyarakat.

Ia menambahkan para rektor yang mewakili berbagai universitas di Jawa Timur tetap berkomitmen akan tetap mendukung pembangunan di Jawa Timur "Siapapun yang menjadi Gubernur akan tetap terus memberikan kontribusi pada pembangunan Jawa Timur," jelasnya.

Rektor se-Jatim minta jaga kedamaian Pilgub Jatim ©2018 Merdeka.com

Dalam pertemuan ini, ada 13 Rektor dari PTN dan PTS se-Jawa Timur yang turut dalam pertemuan tersebut. Di antaranya adalah Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof. Dr. Mohammad Nasih, Rektor Universitas Surabaya (Unesa) Prof Dr Warsono, Rektor Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Ir Joni Hermana MScEs PhD dan Rektor Universitas Negeri Islam Sunan Ampel (Uinsa) Prof Abd A'la, M.Ag.

Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Mohammad Nasih juga mengungkapkan bahwa pihaknya tetap menjaga netralitas di lingkungan Unair agar tidak terlibat politik praktis selama Pemilihan Gubernur. Namun Unair tetap akan memberikan berbagai gagasan dan program untuk kepentingan pembangunan di Jatim jika diminta oleh para kandidat. "Kita siap memberikan gagasan program untuk pembangunan Jatim mendatang," ujarnya.

Rekomendasi