Suasana rumah kontrakan di Jalan Pramuka I RT 004 RW 004 No. 81A, Pancoran Mas, Depok terlihat sepi. Rumah kontrakan yang berada dalam sebuah cluster itu seperti sudah tidak dihuni sejak lama. Lampu teras rumah menyala dan halaman depan berantakan.
Rumah itu diketahui dikontrak oleh Lutfi dan istrinya bernama Lilis. Lutfi diduga terkait dengan penyelundupan ganja 1,3 ton asal Aceh.
Polisi telah menangkap enam tersangka terkait kasus ini. Dari hasil penangkapan itu, semalam polisi melakukan penggeledahan di rumah yang dikontrak oleh Lutfi.
Di rumah dengan cat warna ungu yang hampir sudah pudar seluruhnya itu tidak ditemui siapapun. Rumah itu sudah sepi sejak kemarin siang. "Kemarin siang Lilis (istri Lutfi) sudah tidak ada di rumahnya. Saya heran kok tumben lampu depan dinyalain. Tapi saya nggak curiga apa-apa," kata Ima, tetangga sebelah rumah Lutfi, Jumat (5/1).
Ia mengaku kaget ketika polisi semalam datang dan menggeledah rumah yang persis di sebelahnya itu. Dia lebih kaget ketika mengetahui bahwa tetangganya itu terkait kasus narkoba. "Saya nggak nyangka. Semalam saya sih ngiranya ditangkap karena kasus motor kali ya karena dia kan suka balapan dan otomotif," ceritanya.
Diceritakan, polisi datang dan mendobrak rumah itu disaksikan Ketua RT setempat. Pintu didobrak karena kosong dan dikunci. Dari dalam rumah didapat bungkusan narkoba sisa pakai. "Katanya ada sisa pakai sih dari penggeledahan semalam," ceritanya.
Lutfi dan Lilis memiliki dua anak. Satu berusia sekitar 4 tahun, satu masih balita. Kedua anaknya adalah perempuan. Ima sendiri kerap dititipi anak kedua dari pasangan tersebut. "Kalau yang kecil sering sama saya dititipin. Kalau yang besar sering sama neneknya," tandasnya.
Sebelumnya, jajaran Polres Metro Jakarta Barat gagalkan penyeludupan ganja 1,3 ton asal Aceh. Sebuah mobil boks diamankan saat memasuki pelabuhan Bakauheni, Lampung, Minggu (31/1). Enam orang diringkus yaitu; FA, YC, dan AS sebagai kurir dan RA, RS, dan GD sebagai pengendali asal Jakarta. Sementara tiga DPO masih dalam pengejaran di Aceh.