Kopassus, Denjaka dan Marinir simulasi bekuk teroris di bandara hingga pulau kecil

Personel gabungan TNI dan Polri menggelar simulasi penanggulangan teroris (Gultor) di tiga titik di wilayah Sulawesi Selatan, Jumat (15/12). Simulasi digelar untuk memperingati hari jadi TNI AD.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
Kopassus, Denjaka dan Marinir simulasi bekuk teroris di bandara hingga pulau kecil
Pangdam TNI Agus Surya Bakti. ©2016 merdeka.com/mappesona

Personel gabungan TNI dan Polri menggelar simulasi penanggulangan teroris (Gultor) di tiga titik di wilayah Sulawesi Selatan, Jumat (15/12). Simulasi digelar untuk memperingati hari jadi TNI AD.

"Simulasi Gultor ini melibatkan personel-personel pasukan elite TNI yakni Kopassus, Denjaka, Marinir dan personel TNI Angkatan Udara. Simulasi ini serentak berlangsung dini hari besok. Hari ini sementara latihan, peninjauan medan," kata Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti saat ditemui di sela latihan tembak bersama istri, Bella Saphira Agus di Makodam, Kamis (14/12).

Agus tidak menyebutkan jumlah personel yang terlibat, dengan alasan karena simulai jenis kegiatan khusus. Hanya saja diungkap, tiga titik lokasi simulasi serentak dini hari besok adalah di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, di lokasi Pabrik Semen Tonasa dan Pulau Camba-camba di Kabupaten Pangkep.

Di bandara, simulasi mengerahkan unsur kekuatan pasukan khusus TNI Angkatan Udara dengan skenario musuh sudah menguasai bandara seperti yang terjadi di luar negeri, menguasai pesawat-pesawatnya. Saat itulah satuan TNI merebut, mengejar dan melumpuhkan teroris dan menduduki kembali bandara.

Kemudian di lokasi Pabrik Semen Tonasa, di situ juga skenarionya musuh telah menguasai instalasi strategis yang menjadi kekuatan nasional.

Adapun di Pulau Camba-camba, musuh atau terorisnya telah menguasai instalasi strategis dan bersembunyi di Pulau Camba-camba.

"Penerjunan malam hari di pulau tersebut dan personel satuan-satuan menyelesaikan satu persatu para teroris itu," tutup Agus.

Rekomendasi