Diposting admin, Dhani mengaku tak tahu cuitan ujaran kebencian di Twitter

Menurut kuasa hukum, Dhani hanya membuat satu tulisan yang bernadakan ujaran kebencian. Tulisan tersebut menghujat penista agama. "Yang satu cuitan itu yang dibuat Dhani, tentang ludah itu, setiap pendukung penista agama adalah bajingan yang wajib diludahi wajahnya."

Sania Mashabi
Oleh Sania Mashabi - Reporter
Diposting admin, Dhani mengaku tak tahu cuitan ujaran kebencian di Twitter
Ahmad Dhani di Polres Jaksel. ©2017 merdeka.com/iqbal s nugroho

Musisi Ahmad Dhani selesai menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Selatan terkait dengan kasus ujaran kebencian di media sosial. Selama 20 jam diperiksa, Dhani ditanya seputar cuitan di akun Twitter miliknya soal penistaan agama.

"Dhani bilang kalau dua (cuitan) bukan saya, yang dua ini admin yang buat tanpa sepengetahuan saya (Dhani)," kata Pengacara Ahmad Dhani, Hendarsam Marantoko di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (1/11).

Menurutnya, Dhani hanya membuat satu tulisan yang bernadakan ujaran kebencian. Tulisan tersebut menghujat penista agama.

"Yang satu cuitan itu yang dibuat Dhani, tentang ludah itu, setiap pendukung penista agama adalah bajingan yang wajib diludahi wajahnya," ungkapnya.

Dhani, kata Hedarsam, juga membantah bahwa cuitan yang dia tulis sendiri mengenai penista agama ditujukan untuk mantan Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok. Pada saat itu Ahok tengah terundung kasus penistaan agama.

"Mas Dhani ditanya apakah cuitan yang dari dia sendiri apakah itu terkait dengan contoh Pak Ahok. Tidak, karena sifatnya itu kan doktrin, norma," paparnya.

Hendrasam menjelaskan cuitan yang membawa Dhani menjadi salah satu tersangka ujaran kebencian ini adalah ulah dari admin Twitter miliknya. Admin itu memang bertugas untuk mengatur segala unggahan terkait para artis Republik Cinta Managemen di mana Dhani sebagai bosnya.

"Kalau masalah admin, ada tiga, tugasnya itu sebagai admin untuk artis-artis RCM, bukan hanya Dhani. Pada artis lain juga admin yang pegang. Misalnya hari batik, admin posting Dhani berbaju admin, tapi Dhani enggak tahu, tahu-tahu muncul di Instagram dan Twiitter ada ucapan selamat hari batik," tandasnya.

Rekomendasi