Warga Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, dibuat heboh dengan temuan buaya muara sepanjang kurang lebih satu meter, di parit jalan raya Jalan APT Pranoto, Sangatta, Sabtu (18/11) malam kemarin. Setelah berhasil dievakuasi, buaya itu rencananya segera dilepasliarkan.
Keterangan didapat, buaya itu ditemukan sekira pukul 22.00 WITA, saat warga melintas di Jalan APT Pranoto. Temuan buaya itu, dengan cepat menyebar ke warga lainnya, sehingga warga ramai berkumpul.
Tidak perlu menunggu lama, warga bersama tim Tagana, segera mengevakuasi buaya itu, agar segera dilepasliarkan kembali ke habitat sebagaimana mestinya.
"Benar. Ditemukannya sekitar jam 10 malam. Kalau dilihat dari ukurannya, itu anak buaya, karena panjangnya satu meteran," kata Petugas BPBD Kutai Timur, Romi, dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (19/11) malam.
Menggunakan mobil pikap kepolisian, buaya yang berhasil ditangkap itu lantas dibawa ke tempat yang lebih aman.
"Buaya itu cepat dievakuasi. Setelah ditemukan itu, dengan kondisi terikat, buayanya dinaikkan ke mobil Satlantas. Rencananya dilepasliarkan lagi ke sungai," ujar Romi.
Melihat lokasi parit jalan raya tempat penemuan buaya itu, menurut Romi, kemungkina sebelummya pernah hanyut saat banjir. "Parit di Jalan APT Pranoto itu, parit besar. Memang muaranya ke sungai. Sepertinya terbawa arus banjir," ungkapnya.
Sementara warga Sangatta, Faisal (42) menambahkan, sebenarnya dia tidak lagi heran dengan temuan buaya, yang berkeliaran di luar habitatnya. "Biasanya ada di sekitar permukiman ya. Tapi kali ini di parit. Di sekitar jalan itu (Jalan APT Pranoto), memang ada kawasan semacam rawa," sebutnya.
"Kemungkinan masuk ke parit karena mau cari makan. Kita menduga-duga saja ya. Cuma memang, di sekitar temuan anak buaya itu, biasanya ada induknya. Jadi ya harus waspada," pungkasnya.