Saat tanya pesangon, 3 pelaku bawa besi dan lakban buat rampok pasutri

Pembunuhan pasangan suami istri Zakaria Husni (57) dan Zakiya Masrur (52) ternyata diotaki oleh Ahmad Zulkifli, yang merupakan mantan sopir korban. Sudah bekerja selama 20 tahun AZ kecewa diberhentikan tanpa dikasih pesangon.

Parwito
Oleh Parwito - Reporter
Saat tanya pesangon, 3 pelaku bawa besi dan lakban buat rampok pasutri
Pelaku pembunuhan pasutri di Benhil. ©2017 merdeka.com/parwito

Pembunuhan pasangan suami istri Zakaria Husni (57) dan Zakiya Masrur (52) ternyata diotaki oleh Ahmad Zulkifli, yang merupakan mantan sopir korban. Sudah bekerja selama 20 tahun AZ kecewa diberhentikan tanpa dikasih pesangon.Akhirnya, Ahmad mengajak Sutarto (46) yang pernah bekerja di pabrik garmen korban selama 30 tahun dan satu pelaku lainnya, yakni E Kuswara (33). Niatnya untuk meminta uang pesangon.Ahmad bersama dua rekannya memutuskan jika tidak diberi pesangon akan merampok korban. "Saat merencakan itu juga sudah berniat untuk merampok rumah korban jika tidak diberikan pesangon," ujar Kasubdit 6 Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Antonius Agus Harmanto di RS Bhayangkara, Kawasan Kabluk, Kota Semarang, Jateng Selasa (13/9).Bahkan, Antonius menambahkan, saat diperjalanan mereka sudah mempersiapkan berbagai perlengkapan untuk merampok rumah korban.

"Beberapa perlengkapan yang sudah mereka persiapkan itu adalah berupa sepotong besi, sarung tangan serta lakban atau plester yang mereka beli di sebuah mini market," jelasnya.Tiga pelaku diciduk saat berfoya-foya di hotel daerah Grobogan, Jawa Tengah. Ahmad ditembak mati karena berusaha kabur.Seperti diketahui, mayat suami istri itu ditemukan mengambang di Sungai Klawing Desa Plumbungan, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Senin (11/9) lalu. Dua mayat itu ditemukan tepat di bawah Jembatan Dusun Penisihan, dalam keadaan terbungkus bed cover dengan keadaan tangan dan kaki terikat tali.

Rekomendasi