Warga di Balikpapan, Kalimantan Timur, dibikin heboh dengan gambar balita tewas mengambang di tengah banjir. Disebutkan, peristiwa itu terjadi di kawasan Sepinggan, Balikpapan Selatan. Namun dipastikan, gambar disertai informasi lokasi kejadian itu tidak benar. Potongan gambar dari akun media sosial facebook yang memuat balita mengenakan baju warna merah muda mengambang di tengah banjir menyebar sejak pagi tadi di tengah giatnya tim SAR melakukan proses evakuasi korban banjir.Pengamatan merdeka.com, dalam salah satu akun personal facebook memuat dua foto balita kondisi meninggal disertai tulisan 'Innalillahi Wainnailaihi Rojiun...anak kecil korban terseret arus banjir yang terjadi tadi pagi ditemukan di sekitar parit besar sepinggang dalam mohon apabila ada yang mengenali wajahnya bisa di informasikan kepada sanak keluarganya. Tolong bantu di share.'Siang ini, muncul gambar balita serupa dan sama persis namun disebutkan merupakan bayi asal Rohingya di Myanmar. Basarnas Kaltim Kaltara Kantor SAR Balikpapan bersama unsur SAR lainnya, sempat menelusuri kepastian informasi melalui media sosial itu."Ada lebih dari 10 laporan yang masuk ke kita," kata Kasi Operasi Basarnas Kantor SAR Balikpapan Octavianto, saat dikonfirmasi kebenaran informasi itu oleh wartawan, Selasa (29/8).Menurut Octavianto, semua unsur SAR terjun ke lapangan, mendatangi lokasi parit besar di kawasan Sepinggan seperti yang tersebar di media sosial, untuk memastikan kebenaran informasi itu."Informasi dari tim saya, berita All Fake (semua bohong). Tidak ada kejadian sebagaimana dimaksud. Tim masih siaga di lapangan," demikian Octavianto.Diketahui, banjir di Balikpapan pagi ini, disebabkan guyuran hujan deras, yang terjadi hampir merata sejak dini hari tadi. Ketinggian air mencapai hingga 1,5 meter, dan merendam di 4 kecamatan di Balikpapan. Sedikitnya 3 warga dan 1 bayi, dievakuasi setelah sebelumnya terjebak banjir.
Foto balita tewas dalam banjir di Balikpapan dipastikan hoax
Foto balita tewas dalam banjir di Balikpapan dipastikan hoax. Basarnas Kaltim Kaltara Kantor SAR Balikpapan bersama unsur SAR lainnya, sempat menelusuri kepastian informasi melalui media sosial itu.
Halaman Berikutnya
Jaksa Dakwa Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terima Gratifikasi Rp2,9 Miliar
Advertisement
Rekomendasi