Adhyaksa keluhkan lambatnya pencairan dana untuk Pramuka ke Jokowi

Meskipun dana rutin Kwarnas Gerakan Pramuka terlambat turun, semangat gerakan pramuka untuk menyukseskan kegiatan Raimuna Nasional justru semakin naik. Apalagi pada 10 Agustus 2017 lalu, Jokowi sudah berjanji untuk membantu mempercepat pencairan anggaran Raimuna Nasional XI.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Adhyaksa keluhkan lambatnya pencairan dana untuk Pramuka ke Jokowi
Adhyaksa Dault. ©2017 merdeka.com/istimewa

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault mengeluhkan lamanya turun anggaran Kwarnas Gerakan Pramuka sebesar Rp 10 miliar kepada Presiden Joko Widodo. Ini disampaikannya dalam pembukaan Raimuna Nasional XI 2017 di Buperta Cibubur."Dana rutin tahun 2017 untuk Kwarnas Gerakan Pramuka sebesar Rp 10 milyar sudah kami terima seminggu yang lalu dari Kemenpora Rl. Sedangkan dana untuk Raimuna Nasional Xl Gerakan Pramuka yang kami ajukan belum turun," katanya, Senin (14/8).Meskipun dana rutin Kwarnas Gerakan Pramuka terlambat turun, semangat gerakan pramuka untuk menyukseskan kegiatan Raimuna Nasional justru semakin naik. Apalagi pada 10 Agustus 2017 lalu, Jokowi sudah berjanji untuk membantu mempercepat pencairan anggaran Raimuna Nasional XI."Kami sangat berterima kasih bahwa pada saat pertemuan di Istana Negara beberapa waktu yang lalu, Bapak Presiden akan membantu kami dalam mempercepat proses turunnya anggaran Raimuna Nasional tersebut," ujarnya.Adhyaksa menuturkan, tidak mudah mengelola kegiatan perkemahan dengan jumlah peserta 15.000 orang. Kegiatan Raimuna juga diselenggarakan di luar ruangan, bukan di hotel mewah. Sementara dana sangat minim dan diterima 7 hari menjelang pembukaan."Dalam kegiatan luar ruangan semuanya harus dipikirkan, air bersih, MCK, P3K, keamanan, apa planning B, C jika terjadi hujan, binatang buas, dan lain-lain," terangnya."Tapi kami bersyukur, berkat binaan langsung Bapak Presiden Jokowi dan senior-senior terdahulu seperti Bapak Try Sutrisno, dan lain-lain serta kekompakan adik-adik Dewan Kerja Nasional dan Dewan Kerja Daerah serta kekompakkan para kakak Kwarda dari Papua hingga Aceh, kami mempunyai Sumber Daya Manusia yang memiliki dua ciri utama. Pertama terbiasa dan terampil mengelola kegiatan luar ruangan, kedua memiliki keikhlasan tingkat tinggi," sambungnya.Di sela-sela sambutannya, Adhyaksa berpesan kepada peserta Raimuna Nasional agar mempersiapkan diri menjadi orang berguna bagi nusa dan bangsa. Jika kelak menjadi pejabat, maka harus jadi pejabat yang menghormati orang lain."Jika jadi pejabat, jadilah pejabat yang berpikir jauh ke depan, pejabat yang mendukung penuh kegiatan generasi muda, utamanya Gerakan Pramuka. Pejabat yang tidak mempersulit kegiatan Pramuka, apalagi kegiatan besar seperti Raimuna Nasional ini. Sebab Pramuka adalah manusia Pancasila, Pramuka adalah garda terdepan pembela NKRI. Contohlah kepribadian para mantan Presiden dan mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, utamanya kepribadian Bapak Presiden Joko Widodo," pungkasnya.

Rekomendasi