Kenaikan tarif air bersih di Medan terus mendapat tentangan. Seorang warga melakukan aksi menumpang mandi di kantor PDAM Tirtanadi, kantor Gubernur dan Gedung DPRD Sumut sebagai bentuk protes pada hari ini, Senin (24/7).Aksi menumpang mandi itu dilakukan Saharuddin, warga Medan. Dia datang ke dua kantor itu sambil membawa perlengkapan mandi seperti ember, sabun, sikat gigi, odol dan handuk. Dia minta izin untuk diperkenankan mandi di 3 kantor itu.Saharuddin menyatakan aksi ini dilakukannya karena prihatin dengan kebijakan pemerintah yang menaikkan tarif air PDAM Tirtanadi."Sangat prihatin, karena banyak warga dipaksa membayar tarif air yang tinggi, padahal mereka tidak mampu," kata Saharuddin, Senin (24/7).
Warga mandi di kantor Gubernur Sumut ©2017 merdeka.com/yan muhardiansyah
Aksi menumpang mandi diawali Saharuddin di kantor PDAM Tirtanadi di Jalan Sisingamangaraja, Medan. Tidak mendapat izin mandi di ruang direksi, dia bergerak ke kantor Gubernur Sumut DI Jalan P Diponegoro.Tak juga mendapat izin, Saharuddin pun melakukan aksi menumpang mandi di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol. Dia akhirnya dapat mandi di ruang Komisi C DPRD Sumut.