Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, penyelenggaraan ibadah Haji Indonesia telah diakui dunia karena berjalan dengan baik. Bahkan, Indonesia menjadi contoh negara-negara lain dalam penyelenggaraan ibadah haji.
"Kita menjadi teladan oleh banyak negara dalam hal penyelenggaraan ibadah haji," kata Menag dalam acara Pelatihan dan Pembekalan Petugas Haji Arab Saudi 2017 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Selasa (13/6) malam.
Karena itu, Menag ingin tahun ini pelaksanaan ibadah haji berjalan lebih baik laik daripada tahun-tahun sebelumnya. Apalagi, ada tambahan kuota jemaah Indonesia dibanding tahun sebelumnya.
Tahun ini, Indonesia mendapatkan tambahan kuota haji sebesar 52.200. Total, tahun ini Indonesia mendapatkan kuota 221.000.
"Petugas haji harus mampu melaksanakan pelayanan dengan baik dalam melayani tamu-tamu Allah," ujarnya.
Menag berpesan, setiap petugas haji menanggalkan ego sektoral saat bertugas di Tanah Suci. Selain itu, petugas haji wajib memahami ruang lingkup tugasnya masing-masing. "Sekat-sekat semua dihilangkan," katanya.