Sosiolog sebut asmara subuh sulit dihilangkan, sudah membudaya

Sosiolog sebut asmara subuh sulit dihilangkan, sudah membudaya. Kegiatan remaja memadu kasih di saat Ramadan tidak elok. Asmara subuh dianggap bentuk pelanggaran etika dan moral, serta perilaku yang menyimpang dari tinjauan agama, serta nilai-nilai Islami.

Wisnoe Moerti
Oleh Wisnoe Moerti - Reporter
Sosiolog sebut asmara subuh sulit dihilangkan, sudah membudaya
Asmara subuh. ©2013 Merdeka.com/Novita Intan Sari

Kegiatan "asmara subuh" di bulan suci Ramadan yang umumnya dilakukan anak muda atau remaja usai menjalankan sahur dan salat subuh dinilai sebagai budaya yang sulit dihilangkan.

"Istilah asrama subuh tersebut sudah sejak dari dulu, biasanya dilakukan sekelompok pemuda dengan pasangannya yang bertujuan mengisi kekosongan menjelang pagi hari, namun dinilai kurang beretika di masyarakat," kata Sosiolog Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Badaruddin di Medan, seperti dilansir Antara, Sabtu (3/6).

Umumnya, pasangan remaja berkumpul di pinggir pantai, pinggiran jalan, di taman bunga, dan tempat-tempat umum lainnya. Menurutnya, kegiatan remaja memadu kasih di saat Ramadan tidak elok. Apalagi ini juga dilarang Majelis Ulama Indonesia (MUI). Terkadang, kegiatan mereka juga mengganggu masyarakat. Contohnya mereka yang menggelar balapan liar.

"Namun, mereka melaksanakannya secara berpindah-pindah dan sulit dipantau pihak berwajib," ucapnya.

Menurut Badaruddin, upaya untuk menghilangkan budaya asmara subuh itu, bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan MUI, tetapi juga peranan para orang tua. Keluarga seharusnya bisa melarang anak-anak tidak ke luar rumah. Remaja perlu diberi pemahaman bahwa asmara subuh dianggap bentuk pelanggaran etika dan moral, serta perilaku yang menyimpang dari tinjauan agama, serta nilai-nilai Islami.

"Larangan tersebut dikarenakan, kegiatan asmara subuh tersebut dapat membatalkan ibadah puasa, dan juga mengundang pikiran jahat pada bulan Ramadhan itu," kata mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) USU itu.

Rekomendasi