Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menyulap Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bhakti Jurug menjadi tempat wisata religi atau ziarah. Rencana penataan TMP akan dibahas dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta DPRD untuk proses alokasi anggaran.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, saat ini pihaknya telah menyelesaikan penyusunan detail engineering design (DED) penataan TMP. Harapannya penataan TMP bisa secepatnya dilaksanakan.
"Kami ingin TMP Jurug ini ditata menjadi lebih baik. Biar nanti bisa menjadi tempat wisata religi atau ziarah. Ini bisa untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Seperti di Makam Pahlawan Kalibata Jakarta, yang sering dikunjungi anak-anak sekolah," ujar Rudyatmo, Selasa (23/5).
Rudy sapaan akrab Wali Kota Solo mengatakan, penataan kawasan TMP Kusuma Bhakti mendesak direalisasikan. Menurutnya, perlu ada sentuhan penataan dan perbaikan bangunan di kawasan TMP.
"TMP kurang rapi, minim penerangan dan terkesan menyeramkan," katanya.
Dengan demikian, lanjut Rudy, perlu sentuhan agar TMP lebih cantik untuk menghilangkan kesan menyeramkan. Sehingga bisa dijadikan sebagai tempat wisata religi atau ziarah di Solo.
Beberapa bangunan yang perlu perbaikan diantaranya jalan masuk utama dan pendopo di bagian belakang.
"Jalan utama nanti akan dipasang paving warna warni. Perlu ditata dan dihiasi taman di kanan kiri dan ditambah lampu penerangan," ucapnya.
Rudy juga berencana membangun pendopo di bagian belakang gundukan tanah yang menjadi simbol makam Jendral Slamet Riyadi. Tak hanya itu bangunan tua yang dahulu berfungsi menjadi ruang transit jenazah bakal digunakan untuk ruang transit peziarah.