Diantar puluhan orang, Mbah Fanani kembali ke tenda pertapaan Dieng

Dia diantar puluhan orang dari Petilasan Dampu Awang Indramayu. Pria yang sudah 60 tahun lebih bertapa di tenda tersebut tiba sekira pukul 19.30 WIB.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Diantar puluhan orang, Mbah Fanani kembali ke tenda pertapaan Dieng
Mbah Fanani kembali ke tenda. ©istimewa

Mbah Fanani kembali ke tenda pertapaan di Jalan Raya Dieng, RT 1 RW 1, Desa Diengkulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Dia diantar puluhan orang dari Petilasan Dampu Awang Indramayu."Puluhan orang yang ikut. Dibawa sama yang rumah di belakang, Pak Ono dan Mbah Uripah. ada Banser juga. Dari sana (Indramayu) ada mobil delapan sampai 10," kata Harizka Umami Masruroh (23), warga sekitar tenda Mbah Fanani yang ikut menyaksikan, saat dihubungi merdeka.com, Senin (22/5).Warga lainnya, Narti juga mengamini kedatangan Mbah Fanani. Menuturnya, pria yang sudah belasan tahun lebih bertapa di tenda tersebut tiba sekira pukul 19.30 WIB."Tadi tiba jam tujuh lebih, setengah delapan malam," terang Narti.Selain Banser, terlihat anggota Kodim setempat juga ikut menjemput Mbah Fanani."Yang bawa dari keluarga Mbah Fanani ada, truk dari Kodim," terang Narti.Selama belasan tahun tersebut, Mbah Fanani bertapa di dalam tenda di teras rumah milik Ono dan Uripah.

Hingga berita ini diturunkan, tenda Mbah Fanani didatangi banyak warga sekitar Dieng. Mereka penasaran dengan kondisi Mbah Fanani saat ini.

Rekomendasi