Mandi di Pantai Kemiren Cilacap, bocah 9 tahun hilang terseret ombak

Mandi di Pantai Kemiren Cilacap, bocah 9 tahun hilang terseret ombak. Bocah 9 tahun dilaporkan terseret ombak di Pantai Kemiren Kelurahan Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap. Peristiwa nahas tersebut terjadi pukul 13.20 WIB saat korban tengah mandi di pinggiran pantai bersama 2 temannya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mandi di Pantai Kemiren Cilacap, bocah 9 tahun hilang terseret ombak
gelombang ombak. ©REUTERS/Jean-Paul Pelissier

Bocah 9 tahun dilaporkan terseret ombak di Pantai Kemiren Kelurahan Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan Kabupaten Cilacap. Peristiwa nahas tersebut terjadi pukul 13.20 WIB saat korban tengah mandi di pinggiran pantai bersama 2 temannya.Identitas korban, yakni Rizal Bin Urun Mugiarto, pelajar kelas 5 SD warga Jl Tupai Rt 03 Rw 15 Kelurahan Mertasinga Kecamatan Cilacap Utara. Sedang dua teman lainnya yang selamat yakni, Fendiawan (10) dan Zaki (8) yang beralamat sama dengan korban.Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono mengatakan sekitar pukul 13.10 korban beserta dua temannya berenang di pantai. Setelah berenang sekitar 10 menit kemudian korban terbawa arus. Siang itu, ombak memang cukup tinggi.Melihat temannya terseret arus, Fendiawan dan Zaki langsung meminta tolong ke warga sekitar pantai. Ketua Kelompok Nelayan Kemiren, yakni Sudir (45), warga Jl Kidang Rt 01 Rw 12 Kelurahan Mertasinga lantas bergerak cepat meminta para nelayan melakukan pencarian. "Sudir lantas memberitahu ke warga sekitar supaya membantu korban yang hanyut," terang Mulwahyono saat dihubungi merdeka.com, Jumat (5/5).Sayangnya, sampai saat ini, korban masih belum ditemukan. Basarnas dan tim relawan terus berupaya melaksanakan pencarian korban di sekitar laut Kemiren. "Kami masih melakukan pencarian. Siang tadi ombak dilaporkan memang cukup tinggi," Imbuh Mulwahyono.

Rekomendasi