Penjelasan Istana soal Jokowi bikin pesawat domestik gagal terbang

Istana Kepresidenan membantah kabar keberangkatan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, menyebabkan penerbangan komersil dari dan ke Semarang, Solo, Yogyakarta dan Malang, batal terbang.

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
Penjelasan Istana soal Jokowi bikin pesawat domestik gagal terbang
pesawat kepresidenan ri. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Istana Kepresidenan membantah kabar keberangkatan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, menyebabkan penerbangan komersil dari dan ke Semarang, Solo, Yogyakarta dan Malang, batal terbang. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi yang juga turut menyertai Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam penerbangan menuju Boyolali, Jawa Tengah. Pernyataan ini disampaikan Sesmilpres setelah berkoordinasi dengan otoritas Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta. "Alasan bahwa penerbangan hari Jumat (21 April 2017) pukul 05.00 WIB ditunda karena adanya penerbangan VVIP sangat tidak masuk akal," kata Trisno, Jumat (21/4). Dia mengatakan berdasarkan data dari otoritas bandara menyebutkan bahwa pada hari ini pukul 05.59 WIB hingga pukul 06.32 WIB terdapat keberangkatan 6 pesawat. Selain itu juga ada kedatangan 2 pesawat di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma. "Sedangkan pada pukul 07.11 WIB hingga pukul 08.11 WIB terdapat keberangkatan 6 pesawat dan kedatangan 3 pesawat. Pesawat-pesawat tersebut tidak hanya pesawat VVIP, tapi juga milik komersil dan TNI AU," terangnya.Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah pada Jumat, 21 April 2017 pada pukul 08.05 WIB.

Rekomendasi