Hari ini, Rabu (12/4), merupakan batas akhir bagi Lembaga Dewan Adat untuk membuka akses ke keraton dan menyerahkan kunci sejumlah bangunan penting ke kubu Raja Surakarta, Paku Buwono XIII. Namun hingga pukul 13.30 WIB, belum ada tanda-tanda adanya penyerahan tersebut.Staf Eksternal Satgas Panca Narendra, Kanjeng Pangeran (KP) Bambang Pradoto Nagoro mengatakan, hingga siang ini belum ada tindakan apapun yang akan dilakukan oleh Satgas Panca Narendra. Pihaknya masih melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk mencari solusi terbaik."Kami terus melakukan koordinasi dengan Polresta Solo untuk mencari solusi terbaik. Kita pasti akan membuka semua akses atau pagar yang selama ini menghalangi akses masuk Sinuhun. Kalau misalnya mereka tidak mau menyerahkan kunci, bisa saja diserahkan pada polisi lalu ke kita," ujar Bambang.Terkait persiapan acara peringatan naik tahta atau Tingalan Dalem Jumenengan ke 13, Paku Buwono XIII, Bambang mengaku sudah melakukannya. Termasuk latihan Tari Bedhaya Ketawang, yang akan dipersembahkan sebagai tarian wajib saat upacara."Latihan tetap kita lakukan, cuma bukan di Sasana Sewaka. Sementara kita lakukan di Sasana Putra," katanya.Selain latihan tari, hal yang mendesak dilakukan adalah jamasan pusaka. Hal tersebut menjadi rangkaian penting Tingalan Dalem Jumenengan. Namun upaya tersebut hingga saat ini belum bisa dilakukan. Karena kunci pintu gedung pusaka masih dikuasai Lembaga Dewan Adat."Kalau latihan tari Bedhaya Ketawang masih bisa dilakukan di luar. Tapi kalau pusaka kan hanya Sinuhun yang berhak, atau siapa saja yang dipercaya dan telah disumpah," katanya.Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat ini Polresta Solo telah melakukan pengamanan di dalam keraton. Pengamanan diberi nama Operasi Sandi Blangkon tersebut untuk penguatan personel. Selain pengamanan jumenengan 22 April dan peresmian Pasar Klewer, 21 April.
Jelang Jumenengan, kubu Paku Buwono XIII koordinasi dengan polisi
Jelang Jumenengan, kubu Paku Buwono XIII koordinasi dengan polisi. Rabu (12/4), merupakan batas akhir bagi Lembaga Dewan Adat untuk membuka akses ke keraton dan menyerahkan kunci sejumlah bangunan penting ke kubu Raja Surakarta, Paku Buwono XIII. Namun hingga pukul 13.30 WIB, belum ada tanda-tanda adanya penyerahan.
Advertisement
Rekomendasi