Di usia yang sudah senja, Komarudin alias Akeh bukannya mengumpulkan banyak kebaikan. Menginjak usia ke-72, Akeh justru berbuat tindakan asusila. Parahnya lagi korban masih berusia 7 tahun dan kini duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).Akeh diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung, setelah polisi mendapat laporan keluarga korban. Dalam laporannya, merujuk hasil pemeriksaan medis bahwa kemaluan korban mengalami luka akibat perbuatan bejat kakek tua itu."Pelaku ini ditangkap setelah keluarga korban melaporkan pada kami. Akhirnya kami amankan tersangka ini," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana pada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Rabu (15/3). "Orangtua korban langsung membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan pengecekan, dan baru terbukti jika alat kemaluan korban dalam keadaan terluka," sambungnya.Modus Akeh, mengajak korban datang ke rumahnya. Di dalam rumah, tersangka ini berpura-pura main dokter-dokteran. Tersangka yang sudah memiliki cucu ini justru berbuat asusila pada korban. "Pelaku ini berpura-pura main dokter-dokteran, bersama cucu pelaku dan korban, namun saat itu juga pelaku memegang alat kelamin korban hingga terluka," imbuhnya.Hasil pemeriksaan, tersangka ini sudah berbuat asusila sebanyak tiga kali. "Dia sudah begitu sejak enam bulan ke belakang."Pihaknya mengaku, masih melakukan pendalaman terhadap tersangka apakah ada korban lain atau tidak.Akeh mengaku menyesal dengan apa yang telah dilakukan pada anak tetangganya itu. Dirinya khilaf dan terbawa napsu melihat anak kecil."Saya khilaf, saya menyesal," ujar Akeh.Akeh kini harus menjalankan masa tuanya di sel tahanan Polrestabes Bandung. Sebab Akeh terancam hukuman 15 tahun penjara di mana pasal yang dikenakan 81 JO Pasal 76d atau 82 Jo Pasal 76E UURI no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.
Ajak main dokter-dokteran, kakek 72 tahun cabuli bocah SD di Bandung
Ajak main dokter-dokteran, kakek 72 tahun cabuli bocah SD di Bandung. Akeh mengaku menyesal dengan apa yang telah dilakukan pada anak tetangganya itu. Dirinya khilaf dan terbawa napsu melihat anak kecil. "Saya khilaf, saya menyesal," ujar Akeh..
Advertisement
Rekomendasi