Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kecewa dengan adanya kabar negatif soal pengelolaan Kebun Binatang Bandung. Buruknya pengelolaan itu tentu berdampak buruk juga buat image Bandung di dunia internasional. Apalagi media luar turut memberitakan beruang madu yang kurus seperti tak terurus."Posisi hari ini saya prihatin, kecewa terhadap cara mengelola, karena kebun binatang ini selalu membawa buruk pada Kota Bandung di dunia internasional. Mereka harus paham itu," kata pria yang akrab disapa Emil ini di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Rabu (18/1).Emil melihat pengelolaan Kebun Binatang Bandung saat ini dinilainya memang tidak memadai. Sementara di sisi lain pihaknya tidak memiliki kapasitas untuk turut campur karena kewenangannya berada di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)."Sekarang media sampaikan ke pengelolanya, bahwa cara Anda mengelola kebun binatang buruk sekali, mendapat kencaman dunia," katanya.Pemkot Bandung menurutnya, pernah menawarkan bantuan kepada pihak pengelola Kebun Binatang Bandung, mulai dari investor dan menyiapkan lokasi untuk para satwa di sana agar lebih hewani. Namun pengelola, lanjut dia, tidak begitu merespons baik tawarannya."Saya mah mau nyariin investornya buat pengelolaannya supaya lebih baik, siapkan lokasi bikin lebih hewani. Tapi kan responsnya begitu," ucapnya.Untuk langkah selanjutnya, dirinya berharap Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan turun tangan untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut."Langkah formal dari Pemkot sudah, masa harus berulang kali. Sekarang pressure-nya ke Kementerian karena mereka yang bisa menutup," imbuh pria berkaca mata tersebut.
Emil: Kebun binatang bawa citra buruk Bandung di dunia internasional
Emil: Kebun binatang bawa citra buruk Bandung di dunia internasional. Ridwan kamil kecewa dengan manajemen Kebun Binatang. Menurutnya, Pemkot pernah menawarkan bantuan termasuk investor, namun respons dari manajemen kebun binatang tak sesuai yang diharapkan.
Rekomendasi