Akhir tahun lalu Presiden Joko Widodo meresmikan pos perbatasan antara Indonesia dengan negara tetangga. Salah satunya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kalimantan Barat (Kalbar) dan pos perbatasan di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Saat itu Jokowi mengaku bangga dengan pembangunan pos perbatasan.
Kebanggaan itu juga disampaikan Presiden Jokowi saat berpidato di Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke-44 di JCC, Jakarta Pusat, Selasa (10/1). "Kebijakan yang kita ambil bangun dari pinggiran, pulau terdepan, dari desa. Itulah ekonomi Pancasila. Seperti pembangunan perbatasan," ujar Presiden Jokowi.
Di hadapan para menteri serta pimpinan partai politik yang hadir, Presiden Jokowi memamerkan kinerja pemerintahannya dalam membangun pos perbatasan yang dinilainya sebagai bentuk harga diri dan kehormatan bangsa. Jokowi menyertakan foto pos perbatasan yang kini sudah berdiri megah.
"Bukan kemewahan, bukan bagus, tapi ini adalah etalase terdepan negara kita yang jadi harga diri, kebanggaan, martabat. Sebulan lalu kita resmikan. Saya jamin lima kali lebih baik. Di NTT juga saya jamin tiga kali lipat lebih baik dari punya negara sebelah," tegas Jokowi.
Kepala Negara lantas menceritakan bahwa kebanggaan ini juga milik seluruh rakyat Indonesia. Termasuk warga di daerah perbatasan. Jokowi mencontohkan penduduk di Atambua yang kini sering berfoto di pos perbatasan sebagai bentuk kebanggaan mereka.
"Penduduk di Atambua, dulu foto di pos perbatasan sebelah, sekarang foto di tempat kita. Ini masalah kebanggaan, harga diri, martabat," tambahnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menceritakan perhatian pemerintah terhadap pulau terluar dengan membangun fasilitas yang dibutuhkan. Presiden mencontohkan pembangunan bandara di Pulau Miangas.
"Pulau terdepan, tahun lalu kita resmikan bandara di Miangas, di sana sekarang bisa pesawat kecil. Sekarang rutin seminggu sekali pesawat ke sana. Harus ada karena ini pulau terdepan bangsa kita. Pulau Natuna juga sama. Proses pengembangan industri perikanan," tutupnya.