Istana sebut fotokopi dokumen TPF Munir sudah di tangan Jaksa Agung

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, menyebut fotokopi dokumen hasil investigasi Tim Pencari Fakta (TPF) kasus kematian aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Munir Said Thalib, sudah diserahkan ke Jaksa Agung, HM Prasetyo. Penyerahan itu guna dilakukan verifikasi apakah dokumen tersebut sesuai dengan aslinya atau tidak.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Istana sebut fotokopi dokumen TPF Munir sudah di tangan Jaksa Agung
Jokowi konpers batal lantik Budi Gunawan. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, menyebut fotokopi dokumen hasil investigasi Tim Pencari Fakta (TPF) kasus kematian aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Munir Said Thalib, sudah diserahkan ke Jaksa Agung, HM Prasetyo. Penyerahan itu guna dilakukan verifikasi apakah dokumen tersebut sesuai dengan aslinya atau tidak."Dokumennya sendiri sudah kami terima dari pak Sudi Silalahi dan ada pernyataan dari dua anggota TPF yang mengatakan ini benar. Tetapi karena ini punya resiko hukum yang sangat tinggi, dokumen ini harus benar-benar bisa dipertanggungjawabkan," ujar Pratikno di Gedung Sekretaris Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/11).

"Oleh karena itu, kami kirimkan ke Jaksa Agung untuk mengecek otentik tidaknya dokumen ini," sambung dia. Hingga saat ini, lanjut dia, fotokopi dokumen hasil investigasi TPF masih dalam proses verifikasi soal keaslian. Dengan demikian, Pratikno mengaku belum bisa menyampaikan kepada publik progres pengecekannya. "Sekarang Jaksa Agung yang mengecek," kata dia.Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Sudi Silalahi menyerahkan fotokopi dokumen hasil investigasi tim pencari fakta (TPF) atas kematian aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib kepada Pratikno. Penyerahan dokumen dilakukan pada Rabu (26/10) sekitar pukul 15.30 WIB melalui kurir."Jadi kemarin sekitar pukul 15.30 WIB atau 16.30 WIB melalui kurir, Pak Sudi Silalahi mengirimkan naskah laporan fotokopi TPF Munir," ungkap Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi Sapto Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/10) lalu.Berdasarkan isi surat dan dokumen yang dibawa kurir, bahwa fotokopi dokumen hasil investigasi TPF Munir itu sudah sesuai dengan aslinya. Dalam surat tersebut juga dibubuhi tantangan mantan Ketua Tim TPF Munir, Marsudhi Hanafi. "Fotokopi-an itu ditandatangani oleh Pak Marsudi di lembaran akhirnya. Di situ Pak Marsudi mengatakan bahwa copy laporan TPF ini sesuai dengan aslinya. Ini versi Pak Marsudi," jelas Johan.

Rekomendasi