Moral menyimpang sang guru spiritual Gatot Brajamusti

Moral menyimpang sang guru spiritual Gatot Brajamusti. C mengaku telah diperkosa beberapa kali oleh Gatot hingga hamil. Dikatakannya C pula, Gatot mencekoki korbannya terlebih dulu dengan aspat yang belakangan diketahui sebagai narkoba jenis sabu. Kemudian barulah disetubuhi.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Moral menyimpang sang guru spiritual Gatot Brajamusti
Gatot Brajamusti. ©kapanlagi.com

Niat Gatot Brajamusti berpesta ria usai terpilih lagi menjadi Ketua Umum PARFI pada September lalu berujung duka. Dia malah berurusan dengan polisi terkait sejumlah kasus.Mulai dari kepemilikan sabu, senjata ilegal, satwa langka hingga teranyar kasus pemerkosaan. Dari sejumlah kasus tersebut, Gatot baru ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan narkoba.Dalam perjalanannya, polisi tetap mengusut tiga kasus lainnya yang membelit Gatot. Utamanya soal dugaan pemerkosaan yang dilaporkan seorang wanita berinisal C dan beberapa orang lainnya.C mengaku telah diperkosa beberapa kali oleh Gatot hingga hamil. Dikatakannya C pula, Gatot mencekoki korbannya terlebih dulu dengan aspat yang belakangan diketahui sebagai narkoba jenis sabu. Kemudian barulah disetubuhi.Pelaporan C atas pemerkosaan Gatot jelas mencoreng citra pria yang disebut-sebut sebagai guru spiritual. Memang, di kalangan sejumlah artis, Gatot yang memiliki padepokan di kawasan Sukabumi dianggap sebagai orang terhormat yang mengajarkan nilai-nilai keagamaan. Hal itu diyakini artis Reza Artamevia yang hingga kini menganggap Gatot sebagai guru spiritualnya.Namun setelah pelaporan C, anggapan bahwa Gatot seorang guru spiritual berbanding terbalik. Apalagi, setelah beberapa kali pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Gatot mengakui di padepokannya ada ritual seks bebas.Seks bebas dilakukan Gatot bersama sejumlah muridnya."Selain Elma Theana, kemarin ada tiga orang yang diperiksa. Mereka datang kooperatif tanpa dipanggil. Hasilnya signifikan bahwasanya kejadian itu memang ada," kata Kabid Humas Mapolda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, beberapa waktu lalu.Perbuatan bejat Gatot tersebut makin terang benderang karena pengakuan Reza. Reza yang pekan lalu diperiksa dan ditanyai 39 pertanyaan, mengakui Gatot suka menggelar pesta seks di padepokannya."Reza mengaku menyaksikan itu (pesta seks). Reza mengaku pernah mengetahui. Termasuk pernah lihat mencekoki dengan aspat yang notabene sabu tadi," sambungnya," jelas Awi.Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, polisi terus mencecar Gatot. Hingga akhirnya, dia mengakui pesta seks itu memang terjadi di padepokannya.Mengerikannya lagi, aktivitas seks bebas Gatot dilakukan bersama beberapa wanita."Ia ngaku selama itu sering lakukan persetubuhan bergiliran satupersatu masuk ruangan praktik pernah juga 'threesome' dengan beberapa wanita secara bersamaan. Dan ini diperkuat oleh pengakuan dari istrinya," tegas Awi.Diakui pula oleh Gatot, sebelum menjalankan ritual seks bebas tersebut, dirinya mengonsumsi aspat. Pada korban-korbannya, Gatot menyebut aspat adalah makanan jin."GB juga ngaku pakai aspat dan shabu, nanti NTB yang cari tahu. Yang bersangkutan bilang pakai itu sebelum berhubungan dengan korban," katanya.Meski pengakuan tersebut cukup menjelaskan penyimpangan moral yang dilakukan Gatot, sang guru spiritual itu belum ditetapkan sebagai tersangka. Menurut Awi penetapan tersangka pada Gatot tinggal menunggu waktu."Secara prosedural kami harus melakukan gelar perkara dulu untuk menentukan status saksi menjadi tersangka. Jadi tinggal nunggu waktu saja," pungkasnya.

Rekomendasi