Wakil walikota Depok sebut Ahok tak berempati pada korban JPO

Wakil walikota Depok sebut Ahok tak berempati pada korban JPO. Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna hari ini melawat ke rumah keluarga korban jembatan penyeberangan roboh di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dia menyesalkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama tidak datang mengunjungi keluarga korban.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Wakil walikota Depok sebut Ahok tak berempati pada korban JPO
JPO Pasar Minggu roboh. ©twitter.com/TMCPoldaMetro

Tiga warga Kota Depok meninggal saat kejadian Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) . Mereka adalah Sri Hartati (52) dan cucunya Aisyah Zahra Ramadhani (8) warga Cagar Alam, Pancoran Mas, Depok. Korban lainnya adalah Lilis Lestari Pancawati (43) warga Sonokeling, Sukmajaya Depok. Kedua korban yaitu Sri dan Aisyah sudah dimakamkan di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Sedangkan Lilis rencananya dimakamnkan di Tempat Pemakaman Umum di Depok.Atas kejadian tersebut Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna pun terlihat berada di salah satu rumah duka yaitu di rumah Sri. Bahkan Pradi juga ikut menyalatkan jenazah sebelum dibawa ke TPU. Pemerintah Kota Depok sudah memberikan bantuan spontan pada keluarga korban. "Sudah kita berikan bantuan. Ini untuk sedikit meringankan," kata Pradi, Minggu (25/9).Dirinya menyesali peristiwa tersebut yang menelan tiga warganya. Dia meminta agar Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menunjukkan empatinya pada keluarga korban. "Mana dia nggak datang kan ke sini (keluarga korban)," katanya.Lebih lanjut dia meminta agar Ahok bertanggungjawab atas peristiwa tersebut. Karena tiga warganya itu menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Pradi menyesalkan ketidakhadiran Ahok untuk melihat keluarga korban. "Seharusnya dia datang ke sini (Depok) dan memberikan perhatian," tegasnya.Menurutnya, jika memang Ahok memiliki rasa empati seharusnya dia datang ke keluarga korban. "Sebagai pemerintah, Ahok wajib berempati atas hal ini. Saya tunggu Ahok di Depok," tantangnya.Soal fasilitas yang diberikan berupa biaya pemakaman, Pradi menuturkan, hal itu tidaklah cukup bagi keluarga korban. Pasalnya, beban yang diderita keluarga korban jauh lebih besar dibandingkan bantuan tersebut. "Kalau cuma ambulans mah Depok juga banyak. Pikirkan juga dong soal masa depan anak-anak korban mau diapakan," pungkasnya. Nur Fauziah

Rekomendasi