Kapolda Bali tegaskan polisi terus buru tersangka penurunan bendera

Kapolda Bali tegaskan polisi terus buru tersangka penurunan bendera. Menurutnya, Polda Bali juga melakukan penangkapan dan pemeriksaan terkait kasus hormat bendera ForBali yang merebak di media sosial. "Sedangkan orang yang ada dalam foto sedang hormat bendera sudah ditangkap," sambungnya.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Kapolda Bali tegaskan polisi terus buru tersangka penurunan bendera
Ilustrasi penjahat. ©2016 Merdeka.com

Kapolda Bali Irjen Pol Sugeng Priyanto menegaskan polisi terus berupaya menuntaskan kasus penurunan bendera merah putih dalam demo ForBali di kantor DPRD Provinsi Bali, akhir Agustus lalu. Polisi pun masih terus mencari pelaku dengan inisial IMJA."Kasusnya masih lanjut. Tersangka IMJA saat ini masih terus kita cari," tegas Sugeng, Jumat (16/9).Menurutnya, Polda Bali juga melakukan penangkapan dan pemeriksaan terkait kasus hormat bendera ForBali yang merebak di media sosial. "Sedangkan orang yang ada dalam foto sedang hormat bendera sudah ditangkap," sambungnya.Selain itu, terkait laporan soal akun @banaspati2001, tetap diproses dengan bantuan pihak Cyber Crime Mabes Polri. "Ada beberapa yang di-upload telah dihapus, tapi yang pasti ini akan kita proses terus," tandasnya.Sebelumnya dalam keterangan resmi Polda Bali (9/9), Kapolda menyatakan bahwa penangkapan aktivis Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI) I Gusti Putu Dharmawijaya, terkait dengan aksi penurunan bendera Merah Putih saat demonstrasi di Gedung DPRD Bali pada 25 Agustus lalu. Penangkapan merupakan tindak lanjut dari peristiwa 25 Agustus lalu, di mana ada unjuk rasa besar dan ditandai dua kejadian yang cukup penting. Pertama, pembakaran ban di 12 titik, kemudian ada penurunan bendera Merah Putih.Sebelum melakukan penangkapan salah satu aktivis itu, Polda Bali telah melakukan upaya persuasif melalui dialog dengan mengundang perwakilan ForBALI pada 30 Agustus lalu.‎ Polda Bali juga telah menduga sebelumnya akan ada reaksi dari penangkapan salah satu aktivis ForBALI tersebut. Penangkapan Dharmawijaya juga ditegaskan Polda Bali tidak berkaitan dengan reklamasi Teluk Benoa sebagaimana tudingan aktivis ForBALI.

Rekomendasi