Sebanyak 127 jemaah haji Indonesia disafari wukufkan. Mereka disafari wukufkan lantaran menderita sakit dengan tingkat variatif, mulai sedang hingga sakit parah."127 Orang jemaah haji disafari wukufkan, dengan rincian 90 orang dalam posisi duduk dan 37 orang dalam posisi berbaring," kata Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono di Arafah, Minggu (11/9).127 Jemaah tersebut dibawa dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah dan rumah sakit Arab Saudi baik yang di Makkah atau pun Madinah.Safari wukuf adalah membawa jemaah haji yang sedang sakit ke Arafah sebagai salah satu rukun haji. Para jemaah yang disafari wukufkan ini diangkut dengan 10 bus yang dimodifikasi sedemikian rupa untuk jemaah yang sakit. Kursi bisa untuk duduk dan berbaring, tergantung kondisi jemaah.Sementara, jemaah yang dibadalhajikan total berjumlah 32 orang. Mereka dibadalhajikan karena menderita penyakit yang menyebabkan mereka gugur kewajibannya untuk melaksanakan ibadah haji. Selain itu, jemaah haji yang wafat juga dibadalhajikan."Jumlah jemaah haji yang badal haji dengan alasan kesehatan ada 32 orang," ujar pria yang juga anggota amirul hajj 2016 tersebut.Sementara jemaah yang wafat di Tanah Suci hingga hari ini berjumlah 92 orang, 6 meninggal dunia saat berada di tenda Arafah.
127 Jemaah haji disafari wukufkan, 32 orang ikut badal haji
Dengan rincian 90 orang dalam posisi duduk dan 37 orang dalam posisi berbaring.
Advertisement
Rekomendasi