Dalami suap haji Yan Anton, 5 pejabat Banyuasin diperiksa KPK

Pemeriksaan digelar di beberapa ruangan berbeda di gedung Ditreskrimsus.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Dalami suap haji Yan Anton, 5 pejabat Banyuasin diperiksa KPK
Yan Anton Ferdian. ©2016 merdeka.com/istimewa

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa lima pejabat Banyuasin di gedung Ditreskrimsus Polda Sumsel. Pemeriksaan ini terkait operasi tangkap tangan (OTT) dengan tersangka Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian dan lima tersangka lain.Informasi dihimpun, kelima pejabat Banyuasin yang diperiksa KPK tersebut adalah Merki Bakri yang menjabat Kepala Dinas Pariwisata (mantan Kadis Pendidikan) Banyuasin, Harun Samsudin (Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan), Basuni (Kasi Perencanaan Dinas Pendidikan), Reza Pahlevi (PNS Dinas Pendidikan), dan Medi (Staf Rumah Dinas Bupati Banyuasin).Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Kemudian, pemeriksaan istirahat sejenak untuk melaksanakan salat Jumat. Salah satu saksi, Merki Bakri mengakui dirinya ikut diperiksa untuk memberikan keterangan terkait OTT Yan Anton Ferdian."Ya sebagai saksi saja. Nanti saja ya, saya mau salat Jumat dulu," singkat Merki Bakri, Jumat (9/9).Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo membenarkan pemeriksaan sejumlah saksi oleh KPK. Pemeriksaan digelar di beberapa ruangan berbeda di gedung Ditreskrimsus. "Benar ada pemeriksaan, kita hanya memfasilitasi," ujar Djoko.

Rekomendasi