Sekda Sumsel kaget Bupati Banyuasin tak pernah gaduh tapi kena KPK

Pejabat yang besar kemungkinan ditunjuk menggantikan Yan Anton adalah Wakil Bupati Banyuasin, RA Supriono.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Sekda Sumsel kaget Bupati Banyuasin tak pernah gaduh tapi kena KPK
Barang bukti OTT Bupati Banyuasin. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Operasi tangkap tangan terhadap Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak pernah diduga oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Mukti Sulaiman. Menurut dia, selama ini Pemerintah Kabupaten Banyuasin tergolong daerah tak pernah gaduh.Mukti mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Dia juga tak pernah memprediksi putra Bupati Banyuasin sebelumnya itu terjerat kasus suap."Selama ini berjalan biasanya, tidak gaduh. Ternyata (Yan Anton) ditangkap KPK, saya sangat kaget," ungkap Mukti, Senin (5/9).Menurut dia, dengan telah ditetapkannya Yan Anton sebagai tersangka oleh KPK, pihaknya akan mengajukan surat penunjukan pelaksana tugas (Plt) Bupati Banyuasin kepada Menteri Dalam Negeri. Pejabat yang besar kemungkinan ditunjuk adalah Wakil Bupati Banyuasin, RA Supriono."Kita tunggu konfirmasi resmi dari KPK soal penetapan tersangka, setelah itu langsung kita proses (penunjukan plt)," ujarnya.Dikatakannya, posisi plt sangat penting untuk menjalankan roda pemerintahan, terutama dalam penandatanganan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2016 dan APBD tahun berikutnya."Jika diterima Mendagri segera kita lantik. Kita tunggu dari KPK dulu," tukasnya.

Halaman
Rekomendasi