Satu warga Cilacap, Agus Prihono (47) mengakhiri hidupnya dengan cara terjun dari lantai tiga rumah susun sewa yang berada di Kelurahan Tegalkamulyan Cilacap pada Senin (5/9). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.15 WIB itu, sempat menggemparkan penghuni rusunawa Tegalkamulyan tersebut.Dari informasi yang dihimpun, sebelum menjatuhkan dirinya, Agus sempat mengunjungi salah satu warga yang menghuni rusunawa tersebut. Warga yang dikunjungi Agus, tidak menyangka jika warga Jalan Tanjungkaya, Sidakaya tersebut mengakhiri hidupnya dengan cara tersebut."Sebelumnya, dia ke tempat saya, mencari suami saya dan bilang sedang stres. Saya bilang kepada Agus supaya banyak berdoa. Tetapi malah tiba-tiba dia jongkok di tembok pelindung dan lompat," ujar warga rusunawa, Elis Musliati, Senin (5/9).Sementara itu, penghuni rusunawa lainnya, Ugi (60) sempat mendengar suara benda jatuh dari ketinggian dari dalam rusun yang dihuninya. "Tiba-tiba terdengar suara bruuk. Tak lama, ada orang teriak minta tolong. Saat saya keluar ternyata ada orang jatuh dari rusun,"
katanya.Tak lama setelah kejadian, korban segera dievakuasi menggunakan mobil bak terbuka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap. Saat dievakuasi, Ugi mengatakan kondisi korban masih hidup."Saat jatuh dari atas, korban masih hidup, tetapi mengalami luka yang cukup parah di bagian muka dan kepala. Dia jatuh dari lantai tiga blok A rusunawa," ucapnya.Menurut keterangan dari Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor (Polres) Cilacap Ajun Komisaris Bintoro Wasono, setelah dibawa ke RSUD Cilacap, korban sudah tidak tertolong lagi. "Setelah sampai di RSUD Cilacap, dokter jaga menyatakan korban sudah meninggal dunia," ujarnya.
Alami depresi, Agus terjun bebas dari lantai tiga Rusunawa Cilacap
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.15 WIB itu, sempat menggemparkan penghuni rusunawa Tegalkamulyan tersebut.
Advertisement
Rekomendasi