Polri berjanji bakal menuntaskan testimoni Fredi Budiman terkait dugaan ada aparat berpangkat jenderal yang bermain dalam bisnis narkoba. Testimoni itu diungkapkan Fredi melalui video yang kini sudah di tangan Polri.Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku sudah melihat isi video testimoni Fredi Budiman yang direkam sehari sebelum eksekusi mati gembong narkoba itu. Dalam video tersebut, Tito memastikan Fredi tidak menyebut nama-nama aparat atau lembaga penegak hukum yang terlibat dalam bisnis narkobanya. Berbeda dengan testimoni Fredi yang diceritakan koordinator KontraS Haris Azhar.Video tersebut hanya berisi curahan hati Fredi dan penyesalan atas perbuatannya selama ini. Serta menyayangkan mengapa hanya dia saja yang dihukum sementara pelaku lain yang berbisnis bersamanya tidak."Dia (Freddy di rekaman video) enggak menyebutkan nama-nama. Intinya kira-kira dia menyampaikan curhatan dia lah dia bertobat, dia merasa bersalah selama ini," tegas Tito di Bareskrim Mabes Polri.Tito mengaku menerima video testimoni Fredi Budiman dari Menkum HAM Yasonna Laoly, Kamis (25/8) kemarin. "Langsung diserahkan kepada saya," ujar Tito.Tito menyebut ada dua buah video yang diserahkan Menkum HAM. Salah satunya berdurasi sangat pendek, sementara video lainnya cukup panjang."Berapa belasan menit setahu saya. (Durasinya) Yang satu pendek sekali, lebih kurang mungkin satu menitan lebih. (Durasi video yang) Satunya lagi di atas sepuluh menit," ujarnya.Padahal dari informasi yang diperoleh merdeka.com, dalam video itu Fredi membeberkan sejumlah nama pejabat Polri, TNI dan BNN yang ikut terlibat peredaran narkoba skala besar.Video itu sendiri diambil sehari sebelum regu tembak mengeksekusi Fredi. Di mana pihak yang merekam semua pernyataan perihal nama-nama pejabat yang ikut terlibat adalah Ditjenpas Kemenkumham. Sampai saat ini, video itu masih disimpan rapat-rapat.Kepala Bagian Humas Ditjenpas Kemenkumham, Akbar Hadi membenarkan adanya rekaman video pengakuan Fredi. Hanya saja, dia berkelit jika video itu berisi tentang dokumentasi perubahan sikap Fredi sebelum dieksekusi mati."Itu hanya video pembinaan terkait dengan perubahan sikap Fredi," kata Akbar kepada merdeka.com beberapa waktu lalu.Kebenaran ada tiga nama yang disebut pun dibenarkan oleh anggota tim independen Polri. Anggota Tim Independen Polri, Hendardi mengaku sudah menyaksikan video testimoni Fredi Budiman itu. Dalam video itu Fredi sempat menyebut nama sejumlah aparat.Menyangkut nama-nama aparat, bahwa benar ada disebut setidaknya tiga nama, namun tidak dalam kaitannya dengan aliran dana sebagaimana kesaksian FB kepada HA,' katanya kepada merdeka.com.Hendardi mengaku sengaja tidak menyebut nama atau inisial untuk menghindari interpretasi yang keliru karena dikhawatirkan berpotensi mengganggu proses penyelidikan. "Termasuk untuk memastikan adanya perlindungan hak bagi seseorang," tuturnya.Menurutnya, video sebagai salah satu petunjuk awal di tengah keterbatasan petunjuk-petunjuk awal dari kesaksian Fredi. Setelah ini tim masih akan melakukan penelusuran untuk mencari bukti-bukti lain.Video ini diambil oleh Humas Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM. Ada tiga bagian dalam video tersebut; bagian pertama berdurasi 39 detik, kedua berdurasi 18 menit 43 detik, dan ketiga 1 menit 25 detik."Video tersebut dibuat pada 28 Juli 2016, sekitar jam 17.00 lewat secara berurutan," tuturnya Ketua Setara Institute itu.Di video itu, kata Hendardi, Fredi juga menceritakan perjalanan spiritualnya selama di penjara hingga menjelang proses eksekusi dan mengaku telah bertobat. Dia juga memberikan evaluasi dan saran menyangkut penanganan narapidana di lembaga pemasyarakatan dalam kaitan menghapuskan praktik peredaran narkoba di LP."FB juga mengimbau agar penanganan napi narkoba dilakukan secara ketat, tidak dipindahkan dari satu penjara ke penjara lain, termasuk keharusan adanya isolasi dari napi lain," tandasnya.Entah apa maksud Kapolri menyembunyikan fakta video tersebut masih belum terkonfirmasi.
Kapolri bohong bilang Fredi tak sebut aparat di video testimoni?
Padahal tim independen yang sudah menonton membenarkan Fredi sebut tiga nama.
Advertisement
Rekomendasi