Prestasi olahraga Indonesia paling baik di era Orde Baru

"Pada tahun 1992 itu kita paling baik dengan urutan ranking ranking 24 bukan ranking 46," ujar Budiarto.

Muchlisa Choiriah
Oleh Muchlisa Choiriah - Reporter
Prestasi olahraga Indonesia paling baik di era Orde Baru
Arak-arakan atlet Indonesia. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Bulu Tangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang sering kali mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Seperti belum lama ini, torehan emas diraih ganda campuran bulu tangkis Indonesia Tontowi-Liliyana. Meski demikian, nyatanya medali emas yang diperoleh Indonesia belakangan ini tak ada apa-apanya dibanding pada masa orde lama dan orde baru."Kalau olahraga dilihat sebagai prestasi, memang di orde baru prestasi atlet kita lebih bagus, tahun 1992 sampai 1994," kata Mantan Redaktur Olahraga Budiarto Shambazy dalam diskusi di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/8).Budi memaparkan, bisa dibongkar catatan tahun 1993-1994, di mana Indonesia mampu juara di luar negeri dengan gelaran Sea Games. Bukan seperti belakangan ini yang hanya sebagai tamu saja."Dan kalau ukurannya olimpiade emas, pada tahun 1992 itu kita paling baik dengan urutan ranking ranking 24 bukan ranking 46 (Indonesia menempati posisi 46 daftar akhir peraih medali Olimpiade Rio 2016)," paparnya.Oleh sebab itu, untuk meningkatkan prestasi para atlet Indonesia, Budi memaparkan butuh strategi untuk membangkitkannya seperti selalu maju mengadakan Sea Games seperti zaman Soeharto dulu."Butuh strategis untuk membangkitkan, makanya supaya maju, latihan untuk Indonesia misal mengadakan Sea Games. Dulu Pak Harto diminta memasyarakatkan olahraga cukup bagus," tutupnya.

Rekomendasi