90 hektare lahan tebu PTPN VII di Ogan Ilir diduga sengaja dibakar

Diduga kebakaran sengaja dilakukan untuk memudahkan dan menghemat biaya panen.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
90 hektare lahan tebu PTPN VII di Ogan Ilir diduga sengaja dibakar
Ilustrasi kebakaran. ©2016 merdeka.com/abdullah sani

Diduga untuk memudahkan dan menghemat biaya panen, 90 hektare lahan tebu milik PTPN VII Cinta Manis, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, sengaja dibakar. Pemerintah setempat akan menyelidiki lebih lanjut penyebab peristiwa itu.Anggota DPRD Sumsel, Rusdi Tahar mengatakan, kebakaran lahan di areal perusahaan milik negara itu terjadi beberapa hari lalu. Total luasan yang terbakar mencapai 90 hektare sehingga menimbulkan asap tebal hingga ke menyebar ke pemukiman penduduk."Ada 90 hektare lahan tebu milik PTPN VII yang terbakar, diduga memang disengaja," ungkap Tahar, Kamis (25/8).Menurut dia, dugaan tersebut lantaran setiap tahun kejadian itu terulang. Alasannya tak lain untuk memudahkan dan menghemat biaya panen."Tiap tahun seperti itu. Jelas tidak dibenarkan," ujarnya.Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki mengungkapkan, telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menginvestigasi penyebab kebakaran. Jika terbukti disengaja, pihaknya menyerahkan aparat kepolisian untuk memprosesnya secara hukum."Jangankan banyak, pembakaran yang luasnya sehektar saja akan kena sanksi. Kalau terbukti kita serahkan ke kepolisian, ada peraturannya," pungkasnya.

Rekomendasi