Seorang siswi kelas VII SMPN 3 Singaraja, Buleleng, nyaris diperkosa oleh pria yang mengaku sebagai petugas keamanan sekolah, Kamis (25/8). Peristiwa itu terjadi saat siswi berinisial ANR (11) mengikuti kegiatan praktik olah raga di sekolah.Korban sempat diculik hingga akhirnya berhasil lolos setelah diselamatkan seorang pemuda yang kebetulan mendengar teriakan siswi tersebut. Informasi dihimpun, peristiwa terjadi saat korban berangkat ke sekolah pagi buta, sebab jam olahraga sekitar pukul 06.00 WITA. Dalam perjalanan ke sekolah, korban bertemu pria yang mengaku sebagai petugas keamanan sekolah.Kemudian korban diajak keluar untuk mengambil peralatan olahraga oleh pelaku. Bukannya mengambil peralatan olahraga, pelaku malah membawa korban ke sebuah gang sepi di wilayah Kelurahan Penarukan, Buleleng. Sampai di sana, korban pun curiga sehingga korban menolak. Lantaran menolak, pelaku membekap mulut korban. Korban melawan dengan menggigit tangan pelaku, namun dia malah dipukul secara bertubi-tubi dan dicarak wajahnya hingga mengalami luka.Ketika hendak diperkosa, saat bersamaan seorang melintas. Kesempatan itu digunakan korban untuk berteriak minta tolong. "Pelaku berhasil dipukul dengan kayu oleh saksi. Saat itu pelaku kabur dan korban diantar saksi ke Polres untuk melapor," ungkap anggota Polres Buleleng, Kamis (25/8).Kepala SMP Negeri 3 Singaraja, Gede Sumatra Jaya, membenarkan kejadian yang menimpa anak didiknya. Menurutnya, kasus tersebut kini sudah dilaporkan ke pihak polisi. "Memang mata pelajaran olahraga rutin kami lakukan, namun karena korban siswi baru makanya belum mengenal lingkungan dan para guru disekitarnya," kata Sumatra Jaya, dihubungi via telepon.Bahkan dia mengaku belum mengenal pelaku, sebab identitas dan wajah belum diketahui. "Kami belum kenal. Katanya, pelaku mengaku sebagai pengawas olahraga makanya korban percaya dan mudah diajak," jelas Sumatra Jaya.Kini kasus tersebut, masih ditangani di Unit IV PPA Satreskrim Polres Buleleng. Korban ANR yang mengalami luka pada pipi dan rasa sakit di kepala dan punggung. Didampingi orangtua dan guru BK SMP Negeri 3 Singaraja, korban menjalani pemeriksaan guna prosea penyelidikan atas kasus yang menimpanya.
Siswi SMP di Buleleng nyaris diperkosa saat ikuti kegiatan olahraga
Pelaku mengaku sebagai penjaga sekolah.
Advertisement
Rekomendasi