Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi telah usai menggelar penganugerahan terhadap Transmigran Teladan dan Pembina Permukiman Transmigrasi Tahun 2016 yang berlangsung 10-19 Agustus 2016.Di akhir acara, diadakan malam pelepasan Transmigran Teladan dan Pembina Permukiman Transmigrasi 2016. Dalam acara tersebut para transmigran dan pembina diberi kesempatan untuk menyampaikan pesan dan kesannya selama mengikuti acara ini di depan Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Roosari Tyas Wardhani.Ssalah satunya, Firman Hidayat peraih Juara 1 Pembina Permukiman Transmigrasi 2016 asal permukiman transmigrasi Tanjung Buka SP 5, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara yang mengatakan kalau dirinya merasa sangat bangga dan bahagia bisa mengikuti acara ini hingga mampu meraih predikat terbaik dalam kategori pembina teladan. Baginya, predikat pembina teladan menjadi kebanggaan dan tanggung jawab tersendiri.
Dengan predikat pembina teladan ia harus mampu lebih baik dalam membina para transmigran di permukiman transmigrasi sehingga mampu menyukseskan program transmigrasi lebih baik lagi.Firman pun mengharapkan kepada Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi agar para pembina permukiman transmigrasi dapat dibantu tenaga pendamping. Karena dengan adanya tenaga pendamping, pembina permukiman transmigrasi akan mampu lebih baik dalam mengembangkan kawasan transmigrasi menjadi desa mandiri dan maju.Begitu juga dengan Ridhuan, transmigran asal Kimtrans Sei Mata-mata SP.4, Kec Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan dirinya begitu senang dan bangga dapat mengikuti penganugerahan ini.Sebagai orang yang biasa hidup di desa, dirinya mendapatkan banyak manfaat saat mengikuti acara ini. Di antaranya ketika ia dan para transmigran lain bisa mengunjungi kawasan lahan peternakan Bangun Karso Farm dan juga usaha pengembangan energi alternatif biogas milik seorang anak transmigran dari Pulau Buru, Sri Wahyuni."Kalian semua yang ada di sini adalah para juara, tidak perlu kecewa bila tidak meraih juara karena kalian telah mampu menjadi teladan dalam memajukan program transmigrasi", ujar Dirjen PKTrans, Roosari Tyas Wardhani.Roosari juga mengharapkan agar para transmigran dan pembina teladan ini ke depannya akan mampu menjadi lebih terampil dan kuat. "Keberhasilan program transmigrasi di Indonesia ada di transmigran dan pembina, karena ujung tombak program transmigrasi adalah mereka yang berada di lokasi."Ajang pemilihan Transmigran dan Pembina Teladan tahun ini memang diharapkan menjadi tonggak kebangkitan para petani transmigran yang sejatinya menjadi transmigran itu bukan hal mudah, butuh kerja keras dan keseriusan. Ajang ini dapat membuka wawasan semua pihak akan eksistensi program nasional transmigrasi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat dan akan terus berlanjut mengantarkan seluruh masyarakat mencapai taraf kesejahteraan yang lebih baik lagi.Dengan berakhirnya acara ini nantinya diharapkan mampu memberi manfaat dan motivasi para transmigran dan pembina permukiman transmigrasi dalam memajukan program transmigrasi.