Kapolda Sulsel Irjen Polisi Anton Charliyan meminta media untuk tidak lagi membesar-besarkan kasus penyerangan polisi ke kantor Balai Kota, yang menyebabkan bentrok dengan Satpol PP hingga berujung kematian Bripda Michael Abraham Riewpassa."Kalau suasana tidak nyaman, perekonomian juga akan terganggu. Jadi saya mohon kepada rekan-rekan media untuk tidak lagi membesar-besarkan hal ini," ujar Anton kepada wartawan di RS Bhayangkara, Jumat (12/8).Dia mengimbau agar penanganan kasus dipercayakan kepada penegak hukum, sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu."Tidak seolah-olah Makassar ini mencekam, padahal ini tidak ada apa-apa," kata Anton Charliyan.Anton sedikit menjelaskan jalannya pengusutan kasus tersebut. Hingga kini tim investigasi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.Dalam kasus ini, lima polisi ditetapkan sebagai tersangka perusakan, pengeroyokan dan penyerangan. Sementara dua anggota Satpol PP ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan dan pembunuhan.Hari ini 13 anggota Satpol PP dipanggil lagi untuk dimintai keterangannya, terkait kasus penganiayaan dan pengeroyokan di anjungan Pantai Losari.
Usai bentrok polisi vs Satpol PP, Kapolda pastikan Makassar kondusif
Kapolda Sulsel mengatakan kasus bentrok dua aparat bisa mengganggu iklim investasi di Makassar.
Rekomendasi