Embusan abu vulkanik Gunung Gamalama menyebabkan penutupan Bandara Sultan Babullah Ternate diperpanjang hingga Sabtu (6/8). Hal ini dipastikan oleh Unit Pelaksana Penyelenggara Bandar Udara (UPPBU) Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara."Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, sehingga penutupan aktivitas di Bandara Sultan Babullah diperpanjang, karena aktivitas gunung Gamalama masih terus menyemburkan abu vulkanik," kata Kepala UPPBU Sultan Babullah Ternate, Anung Bayumurti di Ternate, Jumat (5/8). Tulis Antara.Pihak UPPBU Sultan Babullah Ternate telah melakukan penutupan aktivitas Bandara setempat sejak Rabu (3/8), karena semburan abu vulkanik gunung Gamalama sehingga sangat membahayakan jika aktivitas penerbangan dibuka.Anung menyatakan, meskipun rencana dibukanya aktivitas Bandara Sultan Babullah pada Sabtu (6/8), tetapi akan dilihat perkembangan aktivitas gunung Gamalama. Jika masih membahayakan kemungkinan besar akan ditutup kembali.Sedangkan untuk dua pesawat milik maskapai Sriwijaya Air dan satu pesawat Garuda Indonesia yang tertahan di apron Bandara Babullah itu, tidak akan digunakan untuk mengangkut penumpang dari Ternate ke berbagai kota lainnya di Indonesia."Ketiga pesawat itu tidak akan digunakan, karena tim teknis dari Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air harus memeriksa secara intensif apakah bisa digunakan ataukah tidak, sedangkan penumpang dari Ternate akan menggunakan pesawat lain," katanya.Sementara itu, puluhan calon penumpang yang tiba di Bandara Babullah Ternate melampiaskan kekecewaannya, karena selama tiga hari mereka harus menghabiskan uangnya untuk biaya hotel dan transportasi dari bandara ke hotel.Salah seorang calon penumpang pesawat Garuda Indonesia, Nuryati mengaku kecewa, karena tidak ada informasi dari pihak maskapai kepada calon penumpangnya, sehingga harus berhari-hari tinggal di hotel dan biaya transportasi ke bandara serta menghabiskan uang jutaan rupiah.
Erupsi Gunung Gamalama, penutupan Bandara Ternate diperpanjang
Penutupan dilakukan hingga Sabtu esok, namun tidak menutup kemungkinan diperpanjang lagi tergantung kondisi gunung.
Rekomendasi