Menunggu kepastian berangkat, penumpang menumpuk di Bandara Ternate

Sudah dua hari aktivitas penerbangan di Bandara Babullah karena erupsi Gunung Gamalama.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menunggu kepastian berangkat, penumpang menumpuk di Bandara Ternate
Ilustrasi. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Erupsi Gunung Gamalama membuat aktivitas penerbangan di Bandara Babullah Ternate, Maluku Utara terganggu. Hingga siang ini, calon penumpang masih memenuhi area bandara, Kamis (4/8)."Kami berharap aktivitas penerbangan di bandara ini sudah dibuka mendahului jadwal, karena berbagai urusan penting yang tidak bisa ditinggalkan di Jakarta," kata salah seorang calon penumpang pesawat Garuda Indonesia, Renol Banjar di Bandara Babullah Ternate. dikutip dari Antara.Menurut dia, keinginannya untuk ke bandara karena ingin memastikan aktivitas penerbangan. Apalagi informasi yang diperoleh kalau aktivitas penerbangan akan disesuaikan dengan perkembangan dampak vulkanik gunung Gamalama.Renol sebenarnya harus berangkat pada Rabu (3/8) untuk urusan dinas, tetapi karena bandara Babullah ditutup akhirnya harus menunggu hingga dibuka kembali.Sedangkan, Kepala Unit Pelaksana Penyelenggara Bandar Udara (UPPBU) Sultan Babullah Ternate, Anung Bayumurti, meminta agar pihak airlines proaktif menerima keluhan dan menyampaikan informasi mengenai jadwal keberangkatan para penumpangnya.Langkah ini agar tidak terjadi penumpukkan penumpang ke Bandara hanya ingin mendapatkan informasi mengenai keberangkatan pesawat.Dia mengakui, dengan ditutupnya aktivitas penerbangan selama dua hari ini, maka otoritas Bandara Babullah mengalami kerugian mencapai Rp 50 juta, yang diperoleh dari jasa penempatan pesawat dan jasa pelayanan penumpang.

Rekomendasi