Puluhan warga Sukoharjo, Jawa Tengah menggelar demonstrasi di simpang empat The Park Mall, Solo Baru, Senin (1/7). Aksi tersebut menanggapi berita koran Suara Merdeka, yang menyatakan bahwa Staf Ahli Gubernur Jateng telah memeras beberapa pimpinan badan usaha milik daerah (BUMD) Jateng.Menurut pelaku aksi, berita tersebut tidak benar. Meskipun berita itu sudah dibantah oleh banyak pihak, dan Suara Merdeka tidak bisa menunjukkan fakta lain yang memperkuat beritanya, tetapi koran tersebut tetap memberitakan."Berita itu jelas fitnah. Pembunuhan karakter terhadap seorang pejabat yang reputasinya baik," tutur Ikhsan Kurniawan, koordinator aksi kepada merdeka.com usai aksi.Aksi tersebut berlangsung singkat dan berjalan tertib dengan kawalan sejumlah polisi. Peserta aksi membawa beberapa poster yang memprotes Suara Merdeka.Menurut Iksan, aksi ini sekadar menunjukkan kepada masyarakat, bahwa pemberitaan sebuah media tidak selamanya benar. "Masyarakat harus tahu, bahwa pengelola media kadang tidak jujur atas masalah tertentu sehingga beritanya merugikan," tutur Ikhsan.Sebelumnya, pada Kamis (21/7) lalu, Suara Merdeka memberitakan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Jateng, yang bernama Imam Riwanto. Berita itu bersumber dari aktivis Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN).Suara Merdeka hanya menulis pernyataan aktivis tersebut tanpa menunjukkan adanya fakta lain atau bukti lain yang menunjukkan bahwa Iman Riwanto telah melakukan pemerasan. Namun Suara Merdeka juga menyampaikan bantahan Imam Riwanto.
Warga Sukoharjo gelar aksi protes koran Suara Merdeka
"Berita itu jelas fitnah. Pembunuhan karakter terhadap seorang pejabat yang reputasinya baik."
Advertisement
Rekomendasi