Kembali ke Jakarta, Sutiyoso boyong 22 keluarganya naik kereta

Bagi Bang Yos, kereta merupakan moda transportasi andalannya sejak berpangkat Letnan.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Kembali ke Jakarta, Sutiyoso boyong 22 keluarganya naik kereta
Sutiyoso. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Jelang mudik lebaran pilihan menggunakan moda kereta api cukup banyak. Tidak terkecuali Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso dan keluarganya untuk perjalanan ke Jakarta. Bang Yos, sapaan akrabnya, berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta ke Jakarta."Iya benar saya menggunakan kereta api Taksaka tambahan (kelas eksekutif) jurusan Gambir dengan membawa 22 orang keluarga," kata Bang Yos ketika dihubungi merdeka.com, Minggu (10/7)."Saya sekarang sedang menuju Gambir di Stasiun Jatinegara," tambahnya. Sebelumnya, Sutiyoso dan keluarga memilih menggunakan moda transportasi kereta api untuk kembali ke Jakarta pada masa arus balik atau mudik lebaran tahun ini. Sutiyoso berujar saat masih aktif sebagai tentara dan masih berpangkat Letnan, naik kereta api dahulu kala sangatlah 'menderita'.Namun, Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menyatakan kondisi kereta api saat ini mengalami perubahan drastis sehingga membuatnya merasa bahagia ketika menaikinya."Jika dibanding puluhan tahun lalu saat pangkat saya masih letnan, kondisi kereta api saat ini bisa dikatakan seperti bumi dan langit. Dulu, naik kereta api itu menderita, tetapi sekarang naik kereta api itu bahagia," kata Sutiyoso sesaat sebelum menaiki kereta untuk kembali ke Jakarta dari Stasiun Tugu Yogyakarta seperti dilansir Antara, Minggu (10/7).Sutiyoso mengaku sangat terkesan dengan perkembangan kereta api yang mampu berubah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selaku pengguna jasa. Dia menilai, fasilitas yang dimiliki kereta api, baik stasiun maupun gerbong kereta sudah semakin baik, termasuk ketepatan waktu pemberangkatan kereta sehingga bisa menjadi andalan masyarakat."Transportasi yang paling cocok memang kereta api. Perawatannya pun tidak terlalu mahal bila dibanding dengan jalan tol, dan 99 persen aman bila dibanding transportasi darat lainnya," ucapnya.

Rekomendasi