Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Selasa (28/6). Zakat yang dikeluarkan mencapai Rp 40 juta diserahkan langsung kepada Ketua Baznas Bambang Sudibyo."Rp 40 juta, itu zakat profesi dan zakat mal," ujar Bambang di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.Bambang mengatakan saat menunaikan zakat, Presiden menyampaikan amanahnya agar zakat yang telah diberikan dapat bermanfaat untuk mustahik (orang-orang yang berhak) melalui program-program BAZNAS. Presiden juga menyatakan mendukung gerakan Kebangkitan Zakat yang digalang BAZNAS se-Indonesia untuk menggerakkan hati masyarakat menegakkan syariat zakat."Presiden telah menjadi teladan baik bagi rakyat Indonesia dengan menunaikan zakatnya melalui pengelola zakat yang resmi. Tauladan presiden ini akan menggerakkan hati rakyat yang mampu (telah mencapai nishab) untuk membersihkan hartanya karena di dalam hartanya terdapat hak orang lain," ujar Bambang.Baznas menargetkan zakat yang terjaring di Bulan Ramadan tahun ini mencapai Rp 2 triliun se-Indonesia. Hingga saat ini, Baznas sudah memperoleh Rp 1 triliun yang dihimpun langsung Baznas resmi."Itu dihimpun lembaga amil zakat yang resmi. Di pusat ada baznas, di provinsi ada 34 baznas provinsi dan ada juga baznas kabupaten/kota, di samping ada 250 Lembaga Amil Zakat yang swasta. masih banyak zakat-zakat yang dibayarkan pada lembaga-lembaga di luar itu yang tentu tidak kita hitung," tandasnya.
Presiden Jokowi bayar zakat senilai Rp 40 juta ke Baznas
Baznas menargetkan zakat yang terjaring di Bulan Ramadan tahun ini mencapai Rp 2 triliun se-Indonesia.
Advertisement
Rekomendasi