Tanggul Teluk Penyu jebol, ratusan rumah di Cilacap terendam

Warga menginginkan adanya penguatan tanggul Teluk Penyu terkena abrasi sebagai solusi untuk mengantisipasi banjir.

Dede Rosyadi
Oleh Dede Rosyadi - Reporter
Tanggul Teluk Penyu jebol, ratusan rumah di Cilacap terendam
Ilustrasi Banjir Bandang. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan, ratusan rumah di Kelurahan Tegalkamulyan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terendam banjir rob akibat jebolnya tanggul penahan gelombang Teluk Penyu.

"Banjir rob melanda Kelurahan Tegal Kamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, terjadi pada pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter," katanya di Cilacap, Rabu (8/6).

Menurutnya, banjir rob merupakan siklus bulanan atau tahunan itu menjebol tanggul penahan gelombang yang terkena abrasi sehingga air pasang tersebut masuk ke pemukiman maupun areal persawahan.

Kendati mengakibatkan terjadinya pengungsi, dia mengatakan tidak ada korban jiwa akibat banjir rob tersebut.

"Pengungsi untuk sementara ditampung di Balai RW 04 dan sedang dipersiapkan dapur umum. Kami masih mendata jumlah pengungsi dan kerugian material karena evakuasi masih berlangsung," paparnya. Dikutip dari Antara.

Tri Komara mengatakan, masyarakat menginginkan adanya penguatan tanggul Teluk Penyu terkena abrasi sebagai solusi untuk mengantisipasi agar air pasang tidak lagi masuk ke pemukiman sehingga mengakibatkan banjir rob.

Mujinem, salah seorang warga Kelurahan Tegalkamulyan RT 03 RW 08, mengatakan siklus air pasang yang terjadi kali ini merupakan yang terparah karena mengakibatkan banjir rob.

"Biasanya tidak pernah sampai rumah, tapi kali ini merendam rumah-rumah warga," pungkasnya.

Rekomendasi