Kasus kematian seorang pentolan ormas Laskar Bali dilakukan sejumlah orang bercadar di wilayah Gianyar, Bali, mendapat tanggapan serius Polda Bali. Kepolisian bakal melakukan rapat dengan unsur pimpinan daerah dan tokoh masyarakat guna mengatasi masalah antar ormas."Tadi saya sudah bicara dengan Pak Gubernur terkait permasalahan ormas. Ada rencana mengumpulkan unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat untuk mencari satu solusi yang lebih permanen untuk mengakhiri bentrokan ini," ungkap Kapolda Bali Irjen Sugeng Priyanto di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Senin (6/6).Sayangnya, Jendral bintang dua ini belum memberikan sedikit gambaran seperti apa solusi permanen dimaksud. "Sebelumnya sudah ada kesepakatan antar pimpinan ormas untuk berhenti bertikai tapi ternyata muncul lagi kejadian," ujarnya.Terkait kasus pembunuhan ini, dirinya tidak mau berasumsi dan menduga-duga bahwa kejadian di Gianyar merupakan aksi balas dendam dari Lapas Kerobokan. "Kita tidak boleh curiga pada siapapun sebelum ada alat bukti dan keterangan saksi," tegasnya."Kami sedang melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan pelakunya segera ditangkap dan diproses sesuai hukum. Kami mengimbau kelompok masyarakat agar tidak main hakim sendiri dalam menyelesaikan suatu persoalan," Imbuhnya lagi.Untuk diketahui, saat pertikaian bentrok ormas di Lapas Kerobokan, hingga berlanjut di jalan Teuku Umar Denpasar, Polda Bali mengumpulkan sejumlah Pentolan ormas dari dua kubu yaitu Laskar Bali dan Baladika. Dalam pertemuan itu keduanya menandatangani nota kesepakatan damai. Namun pertikaian kembali berlanjut, saat sidang kasus pembunuhan ormas di Pengadilan Denpasar. Namun polisi bereaksi cepat dan berhasil menghalau kedua Kubu ormas ini yang sudah menenteng senjata tajam.
Kasus pembunuhan pentolan ormas jadi perhatian serius Polda Bali
Ada dugaan ini merupakan aksi balas dendam antar ormas.
Rekomendasi