Kebakaran & ledakan di Gandaria City, pengunjung sempat mengira bom

Pengunjung takut tragedi bom Thamrin terulang di Gandaria City.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Kebakaran & ledakan di Gandaria City, pengunjung sempat mengira bom
Ledakan di Gandaria City. ©2016 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Pipa gas di restoran Cupbob Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan meledak sekitar pukul 10.30 WIB, Kamis (19/5). Sebanyak 13 korban dilarikan ke Rumah Sakit Pertamina Pusat untuk mendapat perawatan.

Ferbrian saksi mata kejadian itu mengatakan, sebagian besar korban ledakan merupakan pekerja yang tengah memasang instalasi platfon rumah makan yang dalam proses pembangunan. "Kondisinya mengerikan. Badannya gosong mas. Tapi masih hidup," kata Febriansyah saat ditemui di tempat kejadian.

Febriansyah juga mengatakan korban mengalami luka bakar hingga 80 persen. Diduga korban terkena percikan api akibat ledakan tabung instalasi AC yang sedang dipasang. Dua diantaranya mengalami luka berat akibat terkena serpihan kaca.

Saat kejadian, Febriansyah bermaksud membeli makan siang di salah satu rumah makan. Tiba-tiba, saat berjalan dilantai dua, lantai terasa bergetar dan mengira ada ledakan bom. "Saya kira bom. Takut saya kalau tragedi Thamrin terulang di sini (Gandaria City)," ungkapnya.

Saat ini, sejumlah petugas kepolisian tengah melakukan identifikasi di lokasi. Sejumlah petugas kepolisian masih berjaga.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Tubagus Hidayat mengungkapkan, dugaan sementara ledakan ini akibat kebocoran tabung gas. "Saat mau dibetulin, ledakan terjadi. Kan ini memang restoran baru. Kami masih selidiki ya," terangnya.

Sementara itu, semua akses masuk menuju TKP disterilkan. Termasuk meminta toko yang ada di lower ground tempat kejadian ditutup. Pun dengan para media yang hendak meliput juga dilarang masuk ke TKP. "Sudah prosedur disini. Kalo ada apa-apa semua orang dilarang masuk," tegas seorang security Syahrin (23).

Rekomendasi