Hotel D'Maleo bantah fasilitasi Dandim Makassar pesta narkoba

Pihak hotel mengaku baru tahu kejadian penggerebekan pada pagi hari setelah Dandim Makassar ditangkap.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
Hotel D'Maleo bantah fasilitasi Dandim Makassar pesta narkoba
ilustrasi garis polisi. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko

Manajemen Hotel D'Maleo menegaskan tidak mengetahui tempatnya telah dijadikan lokasi pesta narkoba oleh Dandim Makassar Kolonel Inf Jefry Oktavian Rotty dan Kapuskodal Ops Kodam VII/Wirabuana Letkol Budi Santoso.General Manager (GM) Hotel D' Maleo, Zakaria Patiku didampingi ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesa (PHRI) Kota Makassar, Kwandy Salim membantah pihaknya diberitakan seolah-olah memfasilitasi Dandim dkk di ruangan karaoke tersebut. Bahkan pihak hotel mengaku tidak tahu kejadian penggerebekan itu meski sistem pengamanan di hotel yang dipimpinnya itu aktif selama 24 jam. "Soal kronologi penggerebekan itu saya tidak tahu menahu. Saya baru tahu pagi harinya dan lihat di media," kata Zakaria Patiku dalam jumpa pers di Makassar, Sabtu (9/4).Hadir dalam jumpa pers itu Kapolsek Rappocini Kompol Muari dan tiga anggotanya berpakaian dinas lengkap dalam ruang konferensi pers itu.Menanggapi pemberitaan media beberapa hari terakhir terkait penggerebekan itu Zakaria berkali-kali menegaskan jika pihaknya dipojokkan oleh pemberitaan itu. Diakui, di hotelnya itu memang sering ada penggerebekan oleh aparat dan selalu ada yang positif narkoba hanya saja itu bukan karyawan atau karyawati hotel. Semuanya adalah pengunjung.Komitmen pihak hotel terhadap pencegahan narkotika, kata Zakaria, terlihat dari tegasnya dia terhadap karyawan dan karyawati untuk menjauhi narkoba. Adapun kepada pengunjung, dia mengaku hanya bisa sebatas mengimbau melalui tulisan di sudut-sudut tertentu di hotel termasuk dalam kamar dan lift. Pihak hotel tidak bisa bertindak tegas lebih jauh karena dalam standar operasi manajemen hotel, pihaknya sangat menjaga privasi pengunjung atau tamu. Menurutnya, tamu atau pengunjung hotel sudah tahu aturan."Soal Pak Dandim itu bukan orang biasa. Tentu mereka melapor saat datang ke hotel ini. Tapi tentu kita tidak tahu lagi apa yang terjadi dalam ruangan. Dan perlu diketahui bahwa manajemen hotel tidak menyediakan dan memfasilitasi apa yang disebut-sebut pesta narkoba itu," pungkas Zakaria.

Rekomendasi