Sekelompok orang yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Peduli Parlemen (KMPP) melaporkan Ketua DPR Ade Komarudin ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Akom atau biasa disapa itu, dilaporkan atas dugaan pelecehan nama baik anggota DPR ketika dirinya mengatakan anggota dewan yang menolak pembangunan perpustakaan DPR adalah sesat pikiran."Saya mau laporkan pernyataan Ade Komarudin yang menyatakan perpustakan DPR untuk meluruskan pikiran anggota DPR yang sesat. Makna kata itu menghina. Dia harusnya jaga martabat sebagai pimpinan," ujar Koordinator KMPP, Ari Wibowo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (7/4). Akom dianggap tidak mampu menjaga martabatnya sebagai pimpinan DPR dengan mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang tidak etis. Selain itu, Ari menegaskan, Akom kelihatan ambisius dalam wacana pembangunan perpustakaan ini. "Usulan itu hanya sekedar obrolan dari masyarakat cendekiawan. Kok hanya ke Pak Akom aja? Dia sangat ambisius padahal belum dibahas anggaran di BURT," jelas dia. Sikap ambisius Akom menurutnya terlihat dari kurang tanggapnya terhadap situasi bangsa. Usulan perpustakaan dengan total biaya Rp 570 miliar dan jumlah buku 600.000 dinilainya sangat tidak masuk akal dengan defisit APBN. Sebab jika jumlah buku yang sedemikian banyak dikalikan dengan harga asumsi Rp 50.000 jumlahnya bisa mencapai Rp 3 triliun. "Peraturan DPR No. 1 tahun 2005 tentang kode etik DPR menerangkan anggota DPR harus mengutamakan kepentingan negara. Apa Pak Akom pakai dana pribadinya sementara dia tahu negara devisit 180 triliun," tutur dia. Ari dan beberapa rekannya diterima staf MKD. Mereka menyerahkan dokumen berupa rekaman video dan berkas pernyataan Akom.Secara terpisah, Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad mengaku belum bisa komentar lebih panjang. Sebab, dirinya belum menerima laporan tersebut."Saya belum lihat laporannya. Nanti saya cek baru saya komentari ya," ucap Dasco saat dihubungi.Sebelumnya, Ade Komarudin saat menerima para cendekiawan pengusul pembangunan perpustakaan DPR menyatakaan mendukung usulan itu. Ade menilai kedatangan mereka membawa niat mulia. Dia menyatakan tak masalah tidak percaya dengan anggota DPR, tapi jangan tidak percaya pada cendekiawan."Kalau teman-teman enggak percaya sama cendekiawan saya enggak tahu lagi, sudah kiamat dunia. Saya minta kita semua dengan pendekatan positive thinking. Saya selaku ketua DPR tolong teman-teman dukung dengan baik. Anggota DPR yang sesat pikirannya menjadi lurus," jelas Ade.
Sebut anggota DPR sesat, Ade Komarudin dilaporkan ke MKD
Sebagai pimpinan DPR, Akom harusnya menjaga martabat anggota dewan
Rekomendasi