Gubernur Jabar belum terima laporan kondisi Garut pasca gempa

Aher juga meminta semua pihak tetap terus waspada bencana.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono- Reporter
Gubernur Jabar belum terima laporan kondisi Garut pasca gempa
Ilustrasi Gempa Bumi. ©2015 Merdeka.com

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan belum menerima laporan kerusakan atau korban akibat gempa di Garut, kemarin malam. Gempa berkekuatan 6,1 Skala Ritcher (SR) di Barat Daya Garut, Jabar, bahkan terasa hingga DKI Jakarta."Belum ada ya. Laporan apakah ada kerusakan atau tidak mudah-mudahan tidak ada ya," kata pria akrab disapa Aher ini, di Gedung Negara Pakuan, Kamis (7/4).Guncangan gempa di Selatan Jabar itu memang terasa hingga ke beberapa daerah di Jabar, tak kecuali Kota Bandung. Dilansir BMKG, gempa dilaporkan terjadi di 101 km Barat Daya Garut, atau tepatnya di 8.30 Lintang Selatan dan 107.32 Bujur Timur."Dalemnya 10 km. Bahayakan kalau patahan Bandung (Lembang)."Menurut dia, BPBD Jabar terus memantau apabila memang benar ada korban akibat gempa tersebut. "BPBD terus mantau. Siaga terus," ungkapnya.Dia meminta semua pihak tetap terus waspada bencana. Sebab, gempa adalah bencana yang pasti terjadi namun tidak bis dideteksi. "Gempa itu sebuah gejala alam pasti terjadi. Kan ada lempengan geser, tapi yang tidak diketahui itu kapan geseran terjadi. Jadi diyakini secara ilmu pengetahuan akan ada geseran. Yang tidak bsa diprediksi kapan geseran terjadi. Yang di pantai pandai-pandai membaca kalau ada tsunami, rumah tinggi," tandasnya.

Rekomendasi